<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711634">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DINAMIS KEPADATAN PENDUDUK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DI PROVINSI ACEH DENGAN PENDEKATAN PANEL ARDL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hanifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan penduduk dan pertumbuhan ekonomi terhadap kualitas lingkungan hidup yang diproksikan dengan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Provinsi Aceh. Data yang digunakan merupakan data sekunder selama periode 2015-2024 yang bersumber dari KLHK, DLHK Aceh dan BPS Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan Panel ARDL, yaitu suatu model ekonometrika dinamis berbasis data panel yang memungkinkan pengujian hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara IKLH, kepadatan penduduk, dan pertumbuhan ekonomi. Estimasi jangka pendek melalui Error Correction Model (ECM) menunjukkan koefisien koreksi kesalahan bernilai negatif dan signifikan untuk semua klaster, sementara kepadatan penduduk dan pertumbuhan ekonomi kedua variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek. Sebaliknya, estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa pengaruh kepadatan penduduk terhadap IKLH bervariasi antar klaster wilayah, sedangkan pertumbuhan ekonomi secara umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap IKLH. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kualitas lingkungan hidup di Aceh lebih dipengaruhi oleh faktor struktural jangka panjang, sehingga kebijakan pembangunan perlu diarahkan pada penataan demografis serta penguatan pertumbuhan ekonomi berwawasan lingkungan. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan pendekatan ekonometrika spasial dengan menambahkan variabel seperti Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Jumlah alokasi anggaran pemerintah untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta kualitas kelembagaan lingkungan, sehingga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika lingkungan pada tingkat kabupaten/kota.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ENVIRONMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POPULATION DENSITY</topic>
 </subject>
 <classification>333.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711634</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 17:06:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-11 10:02:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>