KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI KEKERASAN ANTAR SISWA (BULLYING) DI LINGKUNGAN SMA NEGERI MODAL BANGSA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI KEKERASAN ANTAR SISWA (BULLYING) DI LINGKUNGAN SMA NEGERI MODAL BANGSA ACEH


Pengarang

DAFFA ANDRI IRAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zakirah Azman - 198801122022032005 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

153.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana
komunikasi antarpribadi yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling
(BK) dalam mengatasi kekerasan antar siswa (bullying) di lingkungan SMA
Negeri Modal Bangsa Aceh. Kekerasan antar siswa, baik secara verbal maupun
non-verbal, masih menjadi tantangan di lingkungan sekolah berasrama, yang
seringkali dipengaruhi oleh budaya senioritas. Teori digunakan yaitu penetrasi
sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada dua guru BK serta dua
orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi
antarpribadi yang dilakukan oleh guru BK didasarkan pada prinsip keterbukaan,
empati, kesabaran, serta kemampuan menjaga kerahasiaan siswa. Guru BK
membangun kepercayaan dengan menciptakan suasana ruang BK yang aman dan
nyaman, sehingga siswa tidak merasa dihakimi ketika menyampaikan masalah.
Strategi yang digunakan meliputi pendekatan personal, komunikasi dua arah, dan
mediasi antara siswa yang bermasalah. Perubahan kebijakan sekolah pasca kasus
kekerasan tahun 2023 turut memperkuat peran guru BK dalam mengurangi
praktik senioritas yang berpotensi memicu bullying. Kesimpulan dari penelitian
ini menegaskan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif merupakan kunci
dalam mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah. Guru BK tidak hanya
berfungsi sebagai konselor, tetapi juga sebagai figur orang tua dan fasilitator
perubahan budaya sekolah yang lebih sehat dan bebas dari kekerasan.
Kata Kunci: Komunikasi Antarpribadi, Guru BK, Bullying, Kekerasan
Antar Siswa, SMA Negeri Modal Bangsa Aceh.

This study aims to explore and analyze the interpersonal communication strategies used by Guidance and Counseling (BK) teachers in addressing student-on-student violence (bullying) at SMA Negeri Modal Bangsa Aceh. Bullying, both verbal and non-verbal, remains a significant challenge in the boarding school environment, often influenced by seniority culture. The theory used is social penetration. This research employed a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews involving two BK teachers and two students as key informants. The findings indicate that interpersonal communication conducted by BK teachers is grounded in openness, empathy, patience, and the ability to maintain student confidentiality. BK teachers build trust by creating a safe and non-judgmental counseling space, allowing students to share their problems freely. The strategies used include personal approaches, two-way communication, and mediation between conflicting students. Institutional changes made after a bullying incident in 2023 have further strengthened the role of BK teachers in reducing seniority-based practices that often lead to bullying. In conclusion, this study affirms that effective interpersonal communication is a crucial factor in both preventing and addressing bullying in schools. BK teachers serve not only as counselors but also as parental figures and facilitators of positive cultural change within the school, promoting a safer and more respectful environment. Keywords: Interpersonal Communication, BK Teachers, Bullying, Student Violence, SMA Negeri Modal Bangsa Aceh.

Citation



    SERVICES DESK