<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711608">
 <titleInfo>
  <title>INDEKS KERAWANAN PEMILU PADA INSTANSI BAWASLU DI KABUPATEN PIDIE TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikram Azizmullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) merupakan barometer yang dibuat oleh Bawaslu&#13;
RI untuk mengukur potensi yang dapat mengganggu atau menghambat proses&#13;
pemilu demokratis di Indonesia. Kabupaten Pidie menjadi salah satu daerah&#13;
dengan tingkat IKP tinggi dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Aceh. Angka&#13;
IKP di Pidie bahkan menunjukkan hingga 61,7%. Hal tersebut tentunya menjadi&#13;
fenomena politik elektoral yang perlu ditelusuri lebih lanjut, sebab menjalankan&#13;
demokrasi juga memerlukan kestabilan politik baik ditingkat elit maupun di&#13;
masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab&#13;
terjadinya kerawanan Pemilu dan mengkaji peranan institusi penyelenggara&#13;
terhadap tingginya IKP di Kabupten Pidie Tahun 2024. Penelitian ini dikaji&#13;
dengan konsep pemilu dan konsep kelembagaan. Metode penelitian ini adalah&#13;
kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab tingginya IKP di&#13;
Kabupaten ini disebabkan budaya politik pragmatis dan transaksional ditengah&#13;
masyarakat, infrastuktur teknis pemilu yang lemah dan adanya ketegangan&#13;
rivalitas elit politik lokal. Sedangkan dalam konteks penyelenggara pemilu,&#13;
terlihat juga berpengaruh terhadap tingginya IKP terutama adanya kelemahan&#13;
dari segi SDM penyelenggara Pemilu dalam teknis kepemiluan serta minimnya&#13;
keseriusan Gakkumdu Pemilu dalam pengawasan dan penegakan hukum. Saran&#13;
penelitian ini adalah agar KIP Kabupaten Pidie memperkuat aspek&#13;
profesionalisme dan integritas dan Bawaslu Kabupaten Pidie diharapkan&#13;
memperkuat sistem pengawasan partisipatif yang melibatkan lintas elemen. &#13;
Kata Kunci: Indeks Kerawanan Pemilu, Pemilu, Pidie. &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTION OFFENSES</topic>
 </subject>
 <classification>364.132 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711608</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 15:20:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 15:36:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>