<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711553">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN RATING CURVE ALIRAN PADA BAGIAN INLET KOLAM RETENSI OXBOW DI KRUENG KEUREUTO ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYUNDA DESIA PUTERI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banjir berulang merupakan permasalahan utama pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Keureuto, Aceh Utara, yang menimbulkan genangan luas dan kerugian ekonom. Salah satu upaya mitigasi yang telah dilakukan adalah dibangun kolam retensi oxbow, yaitu badan air hasil pemotongan alur sungai bermeander yang berfungsi menampung debit berlebih saat banjir Namun, analisis aliran pada bagian inlet kolam retensi masih terbatas akibat minimnya data debit terukur dan belum tersedianya pengukuran hidrometri secara langsung di lokasi tersebut. Hubungan antara tinggi muka air (TMA) dan debit aliran (rating curve) merupakan parameter penting dalam perencanaan dan evaluasi kinerja bangunan pengendali banjir, sehingga penelitian ini bertujuan untuk memodelkan rating curve aliran pada inlet kolam retensi oxbow Krueng Keureuto. Data TMA diperoleh dari AWLR Serba Jaman sebagai acuan di hulu, sementara debit harian sub-DAS Pirak, Kree, dan Peuto dimodelkan menggunakan HEC-HMS berdasarkan data curah hujan harian dan digunakan sebagai aliran masuk (local inflow). Hasil penelitian diperoleh debit banjir maksimum di inlet kolam retensi oxbow Q = 832,84 m³/s. Pemodelan rating curve menggunakan metode VPMS diperoleh persamaan Q=0,2015H^0,4579. Hubungan TMA-debit mengikuti fungsi berpangkat (power function) dengan koefisien determinasi sebesar R² = 0,9867. Nilai tersebut menunjukkan tingkat kesesuaian model yang sangat baik. Rating curve yang dihasilkan dapat digunakan untuk memperkirakan debit masuk ke kolam retensi serta mendukung perencanaan teknis dan evaluasi pengendalian banjir di DAS Krueng Keureuto, Aceh Utara.Banjir berulang merupakan permasalahan utama pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Keureuto, Aceh Utara, yang menimbulkan genangan luas dan kerugian ekonom. Salah satu upaya mitigasi yang telah dilakukan adalah dibangun kolam retensi oxbow, yaitu badan air hasil pemotongan alur sungai bermeander yang berfungsi menampung debit berlebih saat banjir Namun, analisis aliran pada bagian inlet kolam retensi masih terbatas akibat minimnya data debit terukur dan belum tersedianya pengukuran hidrometri secara langsung di lokasi tersebut. Hubungan antara tinggi muka air (TMA) dan debit aliran (rating curve) merupakan parameter penting dalam perencanaan dan evaluasi kinerja bangunan pengendali banjir, sehingga penelitian ini bertujuan untuk memodelkan rating curve aliran pada inlet kolam retensi oxbow Krueng Keureuto. Data TMA diperoleh dari AWLR Serba Jaman sebagai acuan di hulu, sementara debit harian sub-DAS Pirak, Kree, dan Peuto dimodelkan menggunakan HEC-HMS berdasarkan data curah hujan harian dan digunakan sebagai aliran masuk (local inflow). Hasil penelitian diperoleh debit banjir maksimum di inlet kolam retensi oxbow Q = 832,84 m³/s. Pemodelan rating curve menggunakan metode VPMS diperoleh persamaan Q=0,2015H^0,4579. Hubungan TMA-debit mengikuti fungsi berpangkat (power function) dengan koefisien determinasi sebesar R² = 0,9867. Nilai tersebut menunjukkan tingkat kesesuaian model yang sangat baik. Rating curve yang dihasilkan dapat digunakan untuk memperkirakan debit masuk ke kolam retensi serta mendukung perencanaan teknis dan evaluasi pengendalian banjir di DAS Krueng Keureuto, Aceh Utara.&#13;
&#13;
Kata kunci: rating curve, VPMS, kolam retensi oxbow, pengendalian banjir&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: rating curve, VPMS, kolam retensi oxbow, pengendalian banjir&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711553</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 10:22:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 10:42:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>