<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711523">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DAN RATING CURVE SEDIMEN PADA SUNGAI KRUENG MEUREUBO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FILDZAH AQILA HAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Krueng Meureubo merupakan hal yang sering terjadi setiap tahunnya. Menurut Masterplan Pengendalian Banjir Dinas Pengairan Aceh (2022), wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo termasuk kedalam kategori curah hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat meningkatkan probabilitas banjir. Selain tingginya curah hujan, sedimentasi hasil erosi di badan sungai juga dapat menyebabkan peningkatan probabilitas banjir. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui besaran volume sedimen yang terbawa selama kondisi ekstrem seperti banjir untuk langkah awal mitigasi banjir akibat sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan antara debit aliran dan debit sedimen, serta menyediakan rekomendasi rating curve yang akurat. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan HEC-HMS untuk memperoleh hidrograf debit banjir rencana, dengan nilai debit puncak sebesar 1.889,9 m3/s untuk periode ulang 2 tahun, 2.358,2 m3/s untuk periode ulang 5 tahun, 2.595,7 m3/s untuk periode ulang 10 tahun, 2.838,8 m3/s untuk periode ulang 25 tahun, 2.987 m3/s untuk periode ulang 50 tahun, dan 3.116,3 m3/s untuk periode ulang 100 tahun. Hasil analisis hubungan debit aliran dan debit sedimen menghasilkan persamaan rating curve sedimen sebesar Qs = 10112ln(Qw) – 40454. Model Logarithmic menunjukkan tingkat keakuratan yang paling baik dengan nilai R2 sebesar 0,976. Dengan demikian, rating curve sedimen model Logarithmic direkomendasikan untuk menggambarkan hubungan antara debit aliran dan debit sedimen di Sungai Krueng Meureubo.&#13;
&#13;
Kata kunci: sedimentasi, HEC-HMS, HEC-RAS 6.6, rating curve sedimen, model regresi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SEDIMENTS - RIVER ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.122</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 23:31:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 09:59:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>