<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711511">
 <titleInfo>
  <title>KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN KONSUMSI DI BEBERAPA TEMPAT PENDARATAN IKAN WILAYAH ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rasyadhifa as sahira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran mikroplastik di perairan pesisir merupakan permasalahan lingkungan global yang berpotensi mengancam ekosistem laut dan keamanan pangan. Ikan konsumsi rentan terpapar mikroplastik melalui respirasi dan ingesti, sehingga dapat mengakumulasi partikel tersebut dalam tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan mikroplastik pada ikan konsumsi berdasarkan lokasi Tempat Pendaratan Ikan (TPI), jenis ikan, dan bagian tubuh ikan, serta mengkaji interaksi antar faktor tersebut. Penelitian dilakukan di tiga TPI di Provinsi Aceh, yaitu TPI Lampulo, TPI Pasi Peukan Baro, dan TPI Ujong Baroh, menggunakan tiga jenis ikan konsumsi, yaitu tongkol, kembung, dan rambeu dengan 9 ulangan. Analisis mikroplastik dilakukan pada insang, lambung, dan daging ikan. Data kelimpahan mikroplastik dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) faktorial tiga arah dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh individu ikan berjumlah 856 partikel dengan kelimpahan berkisar 3.22 partikel/ind – 3.33 partikel/ind, tetapi terbatas pada insang dan lambung. Bagian tubuh ikan memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kelimpahan mikroplastik (p &lt; 0,01), dengan insang dan lambung sebagai lokasi utama akumulasi, sedangkan mikroplastik tidak ditemukan pada daging ikan. Jenis ikan berpengaruh signifikan (p &lt; 0,05), dengan ikan tongkol memiliki kelimpahan mikroplastik tertinggi. Lokasi TPI  tidak berpengaruh signifikan, namun interaksi antara lokasi dan jenis ikan menunjukkan pengaruh sangat signifikan. Mikroplastik didominasi oleh bentuk fiber dan filament dengan warna hitam dan transparan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa akumulasi mikroplastik pada ikan dipengaruhi oleh faktor biologis dan interaksi lingkungan, serta menekankan pentingnya pemantauan mikroplastik bagi ekosistem pesisir dan keamanan pangan.&#13;
 &#13;
Kata kunci: Mikroplastik, Kelimpahan, Ikan konsumsi, TPI, Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WATER POLLUTION - EFFECT ON NATURAL ECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>577.627</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711511</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 21:57:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-20 10:09:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>