<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711461">
 <titleInfo>
  <title>PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM MENERAPKAN SMART MOBILITY PADA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Thariq Raihan Achbi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Smart Mobility merupakan salah satu pilar penting dalam konsep smart city yang bertujuan meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan sistem transportasi perkotaan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh berperan sebagai instansi teknis yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan sistem transportasi, termasuk penerapan teknologi transportasi cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh dalam menerapkan konsep Smart Mobility serta mengidentifikasi permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam proses implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah berperan dalam penerapan Smart Mobility melalui pengembangan angkutan massal Trans Kutaraja berbasis teknologi, penerapan sistem pelacakan kendaraan (GPS), penggunaan CCTV, people counting, sistem parkir elektronik, serta pembayaran non tunai. Namun, implementasinya belum optimal karena keterbatasan anggaran, kesiapan masyarakat yang belum merata, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, serta kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan, peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pengembangan infrastruktur teknologi, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan agar penerapan Smart Mobility di Kota Banda Aceh dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Smart Mobility’, Dinas Perhubungan’, Transportasi Cerdas’, Kota Banda    Aceh’ &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711461</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 16:32:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 16:34:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>