<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711423">
 <titleInfo>
  <title>SUSTAINABILITY DISCLOSURES IN THE ASEAN FISHERIES INDUSTRIES:</title>
  <subTitle>A BLUE ACCOUNTING PERSPECTIVE</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NASYIATUL MASRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengungkapan keberlanjutan pada industri perikanan di ASEAN serta membandingkan variasi tingkat pengungkapan antarnegara ASEAN. Pengungkapan ini mempertimbangkan perspektif blue accounting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten dan sampling jenuh, dengan menganalisis laporan tahunan perusahaan perikanan yang terdaftar di ASEAN pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan keberlanjutan masih rendah dan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip blue accounting. Tingkat pengungkapan bervariasi antarnegara, di mana Singapura merupakan negara yang paling konsisten, Thailand dan Filipina menunjukkan kinerja yang kuat dalam pengungkapan berbasis GRI, sementara Malaysia dan Indonesia berada pada tingkat menengah dan Vietnam memiliki tingkat pengungkapan terendah. Secara keseluruhan, regulasi nasional memiliki peran yang lebih kuat dibandingkan integrasi regional dalam membentuk praktik pengungkapan di industri perikanan ASEAN.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Sustainability Disclosure, Blue Accounting, Industri Perikanan, ASEAN&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711423</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:26:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:36:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>