<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711415">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN METODE SPENCER PADA RUAS JALAN BANDA ACEH-SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mustafa Kamal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, dengan luas wilayah sekitar ±24 km². Wilayah ini secara geografis terletak pada koordinat 5⁰21′42″ – 5⁰23′55″ LU dan 95⁰32′36″ – 95⁰35′50″ BT. Pada lokasi penelitian, lereng yang dianalisis terletak di ruas jalan raya pada koordinat 5°21′54″N dan 95°35′15″E. Kondisi lereng tersebut berpotensi tidak stabil yang ditandai dengan adanya retakan dan material tanah timbunan di bagian puncaknya, yang dapat menimbulkan risiko longsor bagi pengguna jalan dan menghambat kelancaran jalur transportasi. Berdasarkan Peta Geologi Lembar Banda Aceh yang diterbitkan oleh Direktorat Geologi pada tahun 1981, daerah penelitian dicirikan oleh  4 formasi utama, yaitu Formasi Seulimeum (QTps), Formasi Indrapuri (Qpin), Formasi Lajar dalam QTvt (Qvtl), dan Endapan Aluvium (Qh). Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji kondisi geologi, sebaran litologi, geomorfologi, dan nilai geoteknik lereng dengan mengevaluasi stabilitas lereng melalui nilai faktor keamanan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi untuk aspek geologi dan analisis metode Spencer dengan software Slide 6.0 untuk stabilitas lereng. Hasil penelitian direpresentasikan dalam bentuk peta lintasan, peta geologi, dan peta geomorfologi. Peta geomorfologi mengelompokkan area ke dalam 3 satuan bentang alam: bentang alam vulkanik, denudasional, dan fluvial. Sementara itu, peta geologi menunjukkan 5 satuan batuan: batupasir karbonatan, batupasir tufaan, andesit-dasit, endapan pasir-kerikil, dan endapan aluvium. Demikian pula hasil analisis stabilitas lereng dengan metode Spencer menggunakan perangkat lunak Slide menghasilkan nilai faktor keamanan (FK) sebesar 3,854. Berdasarkan SNI Geoteknik 2017, nilai diatas &gt;2 menunjukkan bahwa lereng berada dalam kondisi aman dan sangat stabil, dengan potensi gerakan tanah yang sangat rendah.&#13;
Kata kunci: Stabilitas Lereng, Pemetaan Geologi, Metode Spencer, Faktor Keamanan, Slide 6.0.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711415</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:17:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:26:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>