<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711371">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE SLOPE MASS RATING (SMR) DI DESA IE MIRAH, KECAMATAN BABAHROT AN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HAFIZAH AFRA ATTAIBAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemetaan geologi adalah suatu kegiatan penelitian untuk menghasilkan peta geologi yang menggambarkan kondisi dan menjelaskan informasi geologi permukaan, bentang lahan (geomorfologi), persebaran litologi, dan struktur geologi. Lokasi penelitian terletak di Desa Ie Mirah Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh. Lokasi penelitian secara geografis terletak berada pada titik koordinat 3˚ 53’ 19.06‖ - 3˚ 56’ 1.08‖ LU dan 96˚ 38’&#13;
45.31‖ - 96˚ 41’ 27.39‖ BT. Luas wilayah penelitian 5x5 km2 yang mencakup pemetaan geologi dan analisis kestabilan lereng. Berdasarkan Peta Geologi Regional Lembar Tapaktuan lokasi penelitian terdiri dari Formasi Babahrot (Muba), Formasi Meulaboh (Qpm) dan Formasi Alluvium (Qh). Kondisi geologi lokasi penelitian dipengaruhi oleh aktivitas gunung api sehingga muncul struktur geologi dan kemiringan pada lereng batuan. Lereng yang diteliti merupakan lereng batu filit yang memiliki banyak struktur kekar, kondisi air tanah yang basah sehingga rentan mengalami erosi dan pelapukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian dengan melakukan pemetaan geologi yang mencakup persebaran litologi, struktur geologi, bentuk bentang lahan, dan menganalisis kestabilan lereng untuk mengetahui jenis longsoran dan nilai dari probabilitas longsor menggunakan kelas massa batuan dengan metode slope mass rating (SMR). Pada peta geomorfologi terdapat tiga bentang lahan berupa bentang lahan struktural, denudasional, dan fluvial. Pada peta lintasan terdapat 79 STA dengan sebaran litologi berupa 10 STA batu filit, 30 STA endapan lanau, 38 STA endapan pasir dan 1 STA endapan pasir kerikil yang dizonasikan menjadi tiga formasi pada peta geologi yaitu satuan batu filit, satuan endapan lanau,dan satuan endapan pasir. Analisis kestabilan lereng menggunakan nilai kelas massa batuan (RMR), didapatkan nilai bobot RMR sebesar 52 masuk ke dalam kelas III dengan jenis longsoran berupa longsoran baji. Berdasarkan klasifikasi SMR lereng masuk dalam kategori kelas III dengan bobot 44,5 yang menunjukkan hanya sebagian lereng yang stabil dan probabilitas longsor sebesar 40%. Adapun rekomendasi untuk kestabilan lereng berupa pemberian paritan pada kaki lereng, pemasangan jangkar jala kawat, kabel baja, beton semprot, beton gigi/konvensional, dan dinding penahan beton.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pemetaan Geologi, Lereng, Longsor, RMR, dan SMR.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711371</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 13:57:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 14:32:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>