<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711359">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TERPAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU SOSIAL BAHASA ACEH DI KALANGAN GEN Z KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASYRAF ALFIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Media Sosial Tiktok adalah platform Media sosial yang berkembang pesat saat ini, platform ini begitu digemari anak muda khususnya Gen Z. banyak hal positif yang bisa di eksplor pada platform ini, namun pada prakteknya ia juga menimbulka efek negatif. Contohnya pada perilaku sosial bahasa daerah khususnya bahasa Aceh. Ada beberapa alasan salah satunya adalah terpaan bahasa gaul/ internet slang yang lebih menarik dan sering digunakan dalam keseharian mereka. Ini menimbulkan fenomena penuruna pengguna bahasa aceh aktif di tingkat kota Banda Aceh. Pada penelitian ini, penulis memilih lokasi di Kota Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh yang mana Gen Z berjumlah rata-rata 10% dari populasi penduduk di seluruh kota Banda Aceh. Hal ini berdasarkan data yang peneliti temukan bahwa angka penggunaan bahasa aceh menurun secara signifikan per-generasi di lingkungan kerabat/tetangga. Penelitian ini menggunakan konsep Perilaku Sosial Bahasa dan menggunakan Teori Dependency Media. Data Penelitian didapat dengan menggunakan angket kuesioner lewat google form yang disebarkan kepada 100 responden Gen Z yang tersebar di seluruh kecamatan kota Banda Aceh yang pernah menggunakan aplikasi tiktok. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Terpaan Media Sosial Tiktok berpengaruh terhadap Perilaku Sosial Bahasa secara positif. Dimana mayoritas responden memilih untuk tidak menggunakan bahasa Aceh karena tidak menguasainya dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan angka persama regresi sebesar 0,835 dan nilai koefisien determinasi 0,423. Angka-angka yang peneliti jabarkan tersebut menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima. Pengaruh Variabel X (Terpaan Media Sosial Tiktok) terhadap variabel Y (Perilaku Sosial Bahasa Aceh) adalah sebesar 42,3% sedangkan sisanya 57,7% dipengaruh faktor lain.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 13:15:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 14:20:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>