<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711323">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG PADA FAVORITE BILLIARD &amp; CAFE BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD REYHAN EVANHARTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan industri kafe di Banda Aceh menunjukkan dinamika unik karena beroperasi dalam konteks sosial yang kuat dengan nilai kolektivisme dan norma syariah, sehingga rekomendasi interpersonal atau Word of Mouth (WOM) menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai sejauh mana WOM berpengaruh terhadap keputusan berkunjung ke Favorite Billiard &amp; Cafe Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif, melibatkan 292 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan berkunjung, dengan kontribusi sebesar 72,1%, yang menegaskan peran dominan rekomendasi langsung dari lingkungan sosial dibandingkan bentuk promosi lainnya. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang perilaku konsumen di wilayah berbasis nilai sosial yang kuat serta menegaskan pentingnya strategi pemasaran berbasis pengalaman nyata. Kesimpulannya, WOM menjadi elemen kunci dalam meningkatkan kunjungan konsumen, sehingga pelaku usaha perlu memperkuat kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain seperti harga, suasana, dan promosi digital guna memperluas model yang telah dihasilkan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Word of Mouth, Keputusan Berkunjung, Komunikasi Pemasaran, Perilaku Konsumen, Banda Aceh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711323</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 11:18:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 11:29:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>