<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711297">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS POLA INTERAKSI KELUARGA DI ERA DIGITAL (STUDI PADA KELUARGA PERKOTAAN DI BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT ULFAH GEBRINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi keluarga di era digital, dengan fokus pada keluarga perkotaan di Banda Aceh. Kemajuan teknologi komunikasi, khususnya dalam penggunaan perangkat digital seperti smartphone dan aplikasi media sosial, telah mengubah cara anggota keluarga berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap beberapa keluarga untuk memahami dinamika interaksi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunikasi digital mempermudah pertukaran informasi dan memungkinkan hubungan jarak jauh, kualitas interaksi tatap muka yang menurun. Interaksi yang dulunya berlangsung hangat dan akrab kini sering tergantikan oleh komunikasi melalui layar, yang mengarah pada kesalahpahaman dan keterasingan di antara anggota keluarga. Selain itu, ketergantungan berlebihan pada teknologi juga mengakibatkan pengurangan waktu berkualitas yang dihabiskan bersama, sehingga memengaruhi kedekatan emosional yang seharusnya terjalin dalam keluarga. Teori strukturasi yang dikemukakan oleh Anthony Giddens menjadi landasan untuk memahami fenomena ini, di mana interaksi sosial dalam keluarga dipengaruhi oleh dualitas struktur yang ada (norma dan nilai keluarga) dan tindakan individu (penggunaan teknologi). Dengan demikian, penelitian ini menggambarkan bagaimana struktur baru dalam interaksi keluarga terbentuk melalui penggunaan teknologi digital, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kekeluargaan yang ada.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pola Interaksi, Keluarga, Era Digital, Teori Strukturasi, Banda Aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FAMILIES - SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIGITAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>306.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711297</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 10:31:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 14:58:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>