<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711275">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SISTEM PEREKRUTAN KADER OLEH DEWAN PIMPINAN CABANG PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.  EDI SHALIHIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Besar memiliki peran yang sangat penting dalam merancang sistem rekrutmen kader yang tidak hanya efektif, tetapi juga sesuai dengan konteks sosial politik lokal. Proses rekrutmen di tingkat cabang menjadi tolok ukur utama bagi keberhasilan partai dalam menjaring kader-kader potensial yang mampu menyerap dan menyuarakan aspirasi rakyat, sekaligus memperkuat eksistensi partai dalam kontestasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perekrutan kader dan mengidentifikasi dan menganalisis hambatan dalam rekrutmen kader di Kabupaten Aceh Besar oleh pengurus Partai Persatuan Pembangunan. Penelitian ini menggunakan teori rekrutmen kader oleh Geddes (1996). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perekrutan kader DPC PPP Aceh Besar bersifat terbuka dan sukarela, baik melalui pendaftaran mandiri maupun perekrutan aktif terhadap tokoh masyarakat, akademisi, dan generasi muda, dengan tetap menerapkan penyaringan internal berdasarkan loyalitas, integritas, kapasitas, dan kesesuaian ideologi Islam PPP. Pola perekrutan ini mencerminkan orientasi ganda, yakni orientasi jangka pendek yang pragmatis untuk kepentingan elektoral dan orientasi jangka panjang untuk pembinaan kader ideologis. Namun, proses tersebut menghadapi sejumlah hambatan internal, seperti perbedaan motivasi kader, kecenderungan rekrutmen yang pragmatis menjelang pemilu, dominasi elit dan minimnya transparansi seleksi, serta lemahnya komunikasi dan pembinaan hingga tingkat PAC. Meskipun demikian, perbaikan strategi rekrutmen pada Pemilu 2024 berdampak positif, ditandai dengan keberhasilan PPP Aceh Besar memperoleh dua kursi legislatif setelah gagal pada Pemilu 2019. Penelitian ini menyarankan perlunya mekanisme perekrutan yang lebih transparan dan meritokratis, pembinaan kader berkelanjutan, serta penguatan komunikasi internal agar PPP Aceh Besar mampu mencetak kader berkualitas sekaligus memperkuat posisi partai dalam kontestasi politik mendatang.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Analisis, Sistem Perekrutan Kader, Dewan Pimpinan Cabang PPP, Aceh Besar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711275</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 00:04:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 09:22:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>