<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711253">
 <titleInfo>
  <title>MODEL KEPERAWATAN PERIOPERATIF STANDAR SYARIAH BERBASIS ENHANCED RECOVERY AFTER SURGERY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurleli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S3)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prosedur pembedahan sering kali menimbulkan tekanan psikologis pada pasien, yang berpotensi menyebabkan masalah fisiologis dan menghambat proses pemulihan. Sebagai upaya meningkatkan kualitas praktik keperawatan perioperatif, diperlukan model yang mampu mempercepat pemulihan dan menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pasien yang menjalani pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model keperawatan perioperatif standar Syariah berbasis Enhanced Recovery After Surgery (KP-SERAS), yang memfokuskan pada peran perawat perioperatif sebagai bagian dari tim multidisiplin dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan rancangan action research dengan pendekatan mixed method. Pengembangan model dilakukan pada tahapan diagnosing action dan action planning melalui penelitian kualitatif. Tahap awal dilakukan wawancara mendalam terhadap sembilan ulama untuk mengidentifikasi penerapan nilai-nilai Syariah dalam perawatan pasien bedah. Analisis data menggunakan pendekatan content analysis, yang menghasilkan tiga tema utama, yaitu: (1) urgensi perawatan berbasis Syariah bagi pasien perioperatif Muslim, (2) integrasi nilai-nilai Syariah ke dalam praktik keperawatan perioperatif, (3) kompetensi perawat Syariah. Selanjutnya dilakukan penelitian kualitatif lanjutan untuk memahami implementasi keperawatan perioperatif di rumah sakit Syariah dari perspektif perawat, dokter, pasien, dan rohaniawan. Melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus dengan 26 partisipan, ditemukan dua tema utama: (1) keperawatan perioperatif standar Syariah berbasis ERAS, serta (2) faktor pendukung penerapannya. Temuan kualitatif ini menjadi dasar dalam perancangan model keperawatan perioperatif standar Syariah berbasis ERAS dan konten modul program intervensi. Pada tahap taking action, dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi KP-SERAS terhadap kompetensi perawat. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental; time series with control group melibatkan 84 perawat perioperatif. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol, dan efek positif ini bertahan hingga tiga bulan pasca intervensi. Tahap evaluation dilakukan dengan mengevaluasi dampak penerapan model KP-SERAS terhadap kualitas pemulihan pasien. Penelitian quasi experiment dengan rancangan pre-post test design with control group dilakukan pada 66 pasien bedah digestif di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami pemulihan lebih cepat, peningkatan status fungsional, masa rawat inap yang lebih singkat, serta tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan juga meningkat. Meskipun skor nyeri lebih rendah pada kelompok intervensi, perbedaannya tidak signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung integrasi nilai-nilai spiritual kedalam praktik keperawatan perioperatif berbasis bukti bagi pasien Muslim yang menjalani pembedahan, serta menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi perawat perioperatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SURGICAL NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>617.023 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 21:34:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 10:33:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>