<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711245">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KUALITAS BATUBARA DI PIT DAN STOCKPILE, KECAMATAN NAPAL PUTIH, KABUPATEN BENGKULU UTARA, PROVINSI BENGKULU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARHAN FADHILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dengan luasan wilayah 16 km² pada daerah izin usaha pertambangan milik PT x. Secara geologi regional lokasi penelitian termasuk dalam Formasi Bintunan (QTb), yang didominasi oleh batuan konglomerat, batupasir berbatuapung, batulanau, dan batulempung dengan sisipan lignit. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya batubara yang signifikan, sehingga diperlukan kajian mendalam terhadap kondisi geologi dan kualitas batubara, penelitian meliputi pemetaan geologi untuk mempelajari geomorfologi, stratigrafi, dan persebaran litologi, serta pengambilan sampel batubara. Ada tiga metode yang digunakan dalam penelitian ini seperti pemetaan geologi yang mendeskripsikan singkapan batuan, pengukuran strike/dip, pengamatan bentang alam, serta melakukan analisis petrografi dengan sayatan tipis dan analisis kualitas batubara dengan sampel yang diperoleh pada pit dan stockpile kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan metode analisis proksimat untuk menentukan nilai dari parameter kualitas batubara, seperti kadar air (moisture), kadar abu (ash), kandungan zat terbang (volatile matter), dan karbon tetap (fixed carbon). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa daerah penelitian ini berupa bentang alam denudasional. Kemudian satuan batuan terdiri dari 6 satuan utama yaitu satuan batulempung, satuan batu lempung pasiran – Batubara, satuan batulempung pasiran, satuan batupasir tufan, satuan tuff - batupasir tufan, satuan tuff. Berdasarkan klasifikasi ASTM D388 batubara pada lokasi penelitian ini termasuk dalam kelas Bituminus high volatile C dan Sub Bituminus A, dengan nilai kalor terendah ada pada sampel dari stockpile mencapai 11.312 Btu/Ib dan nilai tertinggi ada pada STA-58 mencapai 11.765 Btu/Ib, kenaikan kadar abu dan air menunjukan turunnya kualitas batubuara dari pit ke stockpile.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 19:55:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 09:37:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>