<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711243">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PERILAKU GETARAN BEBAS DAN KEKUATAN TARIK PADA KOMPOSIT SERAT LIMBAH MESOKARP BUAH SAWIT DENGAN VARIASI KOMPOSISI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad haikal Khadafi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serat mesokarp sawit sebagai penguat komposit diharapkan dapat menjadi alternatif material teknik yang ramah lingkungan dan menganalisis pengaruh variasi komposisi serat limbah mesokarp buah sawit dan resin epoksi terhadap kekuatan tarik dan perilaku getaran bebas material komposit. Spesimen komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up dengan  perlakuan  alkalisasi  NaOH  5%  pada  serat.  Variasi komposisi  fraksi volume yang digunakan meliputi E100 (100% resin), E7030 (70% resin : 30% serat),  E6040  (60% resin  :  40%  serat), dan  E5050  (50%  resin  :  50%  serat). Pengujian sifat mekanik dilakukan melalui uji tarik berdasarkan standar ASTM D3039, sedangkan analisis respons dinamis dilakukan melalui uji getaran bebas mengacu pada standar ASTM E756-05 menggunakan sensor akselerometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat mesokarp sawit menurunkan tegangan tarik maksimum dibandingkan matriks epoksi murni. Nilai tegangan tarik tertinggi diperoleh pada spesimen E100 sebesar 46,54 MPa, sedangkan pada komposit berpenguat serat mengalami penurunan akibat ikatan antarmuka  (interfacial  bonding)  yang  kurang  sempurna.  Namun,  penambahan serat secara signifikan meningkatkan kekakuan material, di mana Modulus Elastisitas tertinggi dicapai oleh variasi E5050 sebesar 5.760,29 MPa. Pada pengujian getaran, variasi E5050 menunjukkan performa dinamis terbaik dengan frekuensi pribadi (natural frequency) tertinggi sebesar 148 Hz dan rasio redaman (damping  ratio)  terbesar  senilai  0,03315.  Penelitian ini menyimpulkan  bahwa variasi E5050 merupakan komposisi paling optimal ditinjau dari aspek kekakuan dan kemampuan redaman getaran, meskipun memiliki kekuatan tarik yang lebih rendah dibandingkan resin murni.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711243</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 19:52:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 09:38:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>