BEST PRACTICE PENERAPAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BEST PRACTICE PENERAPAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

NASYWA ALIFYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Afrijal - 199104182020121003 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2210104010105

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Transformasi digital pemerintahan melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik merupakan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 yang harus diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah. Kota Banda Aceh menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik secara konsisten dan berdampak nyata berdasarkan penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah best practice yang dikemukakan oleh Prasojo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Banda Aceh menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik karena tidak hanya berfokus pada penyediaan sistem digital, tetapi juga berhasil memberikan dampak nyata kepada masyarakat berupa peningkatan kualitas pelayanan publik. Keberhasilan tersebut didukung oleh kolaborasi yang kuat antar lembaga pemerintahan, pihak eskternal dan masyarakat, keberlanjutan kebijakan yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah, serta kepemimpinan yang visioner dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Selain itu, keberhasilan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang diterapkan di Banda Aceh ini dapat diadopsi oleh daerah lain sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah. Saran dari peneliti agar pemerintah Kota Banda Aceh terus menjaga komitmen kelembagaan yang kuat, penetapan SPBE sebagai prioritas pembangunan daerah, serta pengembangan layanan secara berkelanjutan agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan jangka panjang.

Kata Kunci : Best Practice, Keberhasilan , Penerapan SPBE, Banda Aceh

The government is using the Electronic Based Government System (SPBE) as a main way to make sure public services are efficient, clear, and focused on the people. This digital change is required by Presidential Regulation Number 95 of 2018 and must be done by all local governments. Banda Aceh City is one of the areas that has done a great job in keeping up with the SPBE system and showing real results, according to the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform (PANRB). This study looks at how successful the SPBE system has been in Banda Aceh. The study uses the best practice theory from Prasojo as its main idea. The research uses a qualitative method with a descriptive approach. The findings show that the SPBE system in Banda Aceh has been very successful. It not only builds digital systems but also brings real benefits to the community by improving the quality of public services. This success comes from strong teamwork between government agencies and other important groups, long-term policies that fit into local development plans, and strong leadership that focuses on helping the public. The success of SPBE in Banda Aceh can be used by other areas, but it needs to be adjusted to fit local needs. The researchers suggest that the Banda Aceh government keep up the good work by staying committed to the SPBE system, making it a key part of their development plans, and keeping services up to date so the benefits of digital change can last a long time. Keywords: Best Practice, Success, SPBE Implementation, Banda Aceh

Citation



    SERVICES DESK