<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711213">
 <titleInfo>
  <title>KAJIANEKSPERIMENTALTERHADAPSIFATFISIKDANMEKANIKRNKOMPOSITBERBASISSERATLIMBAHTEKSTILDENGANVARIASIPROSESRNMANUFAKTUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfisyahrin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode manufaktur Hand Lay-Up (HLU), Vacuum Infusion&#13;
(VI), dan Compression Molding (CM) terhadap sifat fisik dan mekanik komposit berbahan dasar kain denim dengan&#13;
matriks resin epoksi melalui pengujian penyerapan air, tarik, dan lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
metode manufaktur berpengaruh signifikan terhadap karakteristik komposit yang dihasilkan. Metode Compression&#13;
Molding memiliki penyerapan air terendah sebesar 4,16% serta menunjukkan performa mekanik tertinggi dengan&#13;
tegangan tarik maksimum 50,29 MPa, modulus elastisitas tarik 2293,3 MPa, dan modulus lentur sekitar 540 MPa,&#13;
yang mengindikasikan struktur komposit yang lebih rapat, homogen, dan memiliki kekakuan tinggi. Metode&#13;
Vacuum Infusion menghasilkan densitas tertinggi sebesar 1,33 g/cm³ serta regangan tarik dan regangan lentur&#13;
tertinggi masing-masing sebesar 11,32% dan 13,78%, yang menunjukkan kemampuan deformasi dan keuletan&#13;
material yang lebih baik akibat distribusi resin yang lebih merata. Sementara itu, metode Hand Lay-Up&#13;
menunjukkan nilai penyerapan air dan sifat mekanik yang relatif lebih rendah dibandingkan dua metode lainnya.&#13;
Secara keseluruhan, Compression Molding merupakan metode paling optimal untuk menghasilkan komposit dengan&#13;
kekuatan dan kekakuan tinggi, sedangkan Vacuum Infusion lebih unggul dalam menghasilkan komposit dengan sifat&#13;
keuletan yang baik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711213</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 16:47:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 09:20:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>