RANTAI RITUAL INTERAKSI DALAM PERKEMBANGAN UMKM PANDAI BESI DI DESA SUKA MULIA, KEC. SECANGGANG, KAB. LANGKAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RANTAI RITUAL INTERAKSI DALAM PERKEMBANGAN UMKM PANDAI BESI DI DESA SUKA MULIA, KEC. SECANGGANG, KAB. LANGKAT


Pengarang

INDRI HASANA PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Penguji
Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2210101010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Penelitian ini membahas mengenai Rantai Ritual Interaksi dalam Perkembangan
Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) pandai besi di Desa Suka Mulia,
Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Latar belakang penelitian ini
menyoroti peran penting UMKM dalam pembangunan ekonomi, terutama UMKM
pandai besi yang mengalami pertumbuhan pesat dan memberikan kontribusi
signifikan terhadap perekonomian lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis proses Rantai Ritual Interaksi dalam perkembangan UMKM pandai
besi di Suka Mulia beserta dampaknya terhadap masyarakat setempat. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan
data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah
Teori Rantai Ritual Interaksi oleh Randall Collins untuk menganalisis interaksi
berulang dalam lingkungan usaha pandai besi, antara pemilik usaha, pekerja,
pemasok bahan baku, pelanggan, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa UMKM pandai besi di Desa Suka Mulia berkembang dengan baik, didorong
oleh peningkatan permintaan alat pertanian dan perkebunan serta perkembangan
teknologi. Selain itu, interaksi yang terus berulang dan terbentuknya jaringan relasi
sosial antara pemilik usaha, pekerja, pemasok bahan baku, dan masyarakat yang
berlangsung secara berulang sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan
usaha pandai besi di desa tersebut. Perkembangan ini memberikan dampak positif
pada kondisi ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja,
peningkatan pendapatan keluarga, dan penguatan solidaritas sosial. Kendala seperti
keterbatasan modal, bahan baku, pandemi Covid-19, dan migrasi tenaga kerja juga
dihadapi, namun dapat diatasi dengan strategi adaptasi. Penelitian ini menyarankan
perlunya dukungan berupa pelatihan dan pemberdayaan untuk meningkatkan
keterampilan serta akses modal bagi UMKM pandai besi agar dapat berkembang
lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi
dalam pengembangan UMKM pandai besi dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kata Kunci: UMKM Pandai Besi, Rantai Ritual Interaksi, Perkembangan UMKM,
Dampak Perkembangan

ABSTRACT This study discusses the Chain of Ritual Interactions in the Development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the ironworking industry in Suka Mulia Village, Secanggang District, Langkat Regency. The background of this study highlights the important role of MSMEs in economic development, especially ironworking MSMEs, which have experienced rapid growth and made a significant contribution to the local economy. The purpose of this study is to analyze the process of the Interaction Ritual Chain in the development of ironworking MSMEs in Suka Mulia and its impact on the local community. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The theory used is Randall Collins' Interaction Ritual Chain Theory to analyze repetitive interactions in the blacksmith business environment, between business owners, workers, raw material suppliers, customers, and the community. The results of the study show that blacksmith MSMEs in Suka Mulia Village are developing well, driven by increased demand for agricultural and plantation tools and technological developments. In addition, the recurring interactions and the formation of social networks between business owners, workers, raw material suppliers, and the community greatly support the growth and development of the blacksmith business in the village. This development has a positive impact on the economic and social conditions of the community, including job creation, increased family income, and strengthened social solidarity. Constraints such as limited capital, raw materials, the Covid-19 pandemic, and labor migration were also encountered, but these were overcome with adaptation strategies. This study suggests the need for support in the form of training and empowerment to improve skills and access to capital for ironworking MSMEs so that they can develop more optimally and sustainably. This study is expected to serve as a reference in the development of ironworking MSMEs and the empowerment of rural communities. Keywords: Ironworking MSMEs, Interactions Ritual of Chain, MSME Development, Impact of Development

Citation



    SERVICES DESK