Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKONOMI ARISAN: STRATEGI PETANI KELAPA SAWIT MENGHADAPI MASALAH KEUANGAN” (STUDI DI GAMPONG RANTAU SELAMAT KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA)
Pengarang
WAHYU EKA SAPUTRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Ibnu Khaldun - 196610101991021003 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2210101010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman lebih dalam mengenai cara
arisan digunakan sebagai bentuk adaptasi ekonomi yang penting oleh para petani
kelapa sawit di Gampong Rantau Selamat. Tujuannya untuk menghadapi
ketidakpastian pendapatan yang timbul dari perubahan harga Tandan Buah Segar
(TBS) serta keterbatasan akses ke lembaga keuangan resmi. Penelitian ini fokus
pada bagaimana arisan, sebagai lembaga keuangan informal berbasis komunitas,
mampu mengubah uang umum menjadi uang khusus yang disebut "Special
Monies", yang memiliki tujuan tertentu dan terukur dalam kehidupan rumah tangga.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini
membantu peneliti untuk memahami makna dan proses sosial yang mendasari
sistem arisan secara mendalam. Data primer diperoleh dari observasi dan
wawancara dengan anggota arisan. Teori yang digunakan adalah konsep Makna
Sosial Uang atau The Social meaning of Money oleh Viviana Zelizer, yang
diperkuat dengan analisis modal sosial agar dapat memahami dasar kepercayaan
dan cara penegakan sanksi dalam sistem tersebut. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa arisan berhasil menciptakan uang khusus dengan memberi label sosial pada
uang yang diberikan. Uang dari arisan tidak hanya digunakan untuk keperluan
konsumtif, tetapi juga digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti membeli aset
untuk jangka panjang, pendidikan anak, atau modal usaha. Penandaan tersebut
berfungsi sebagai alat disiplin tabungan, yang mencegah dana tersebut digunakan
untuk pengeluaran sehari-hari yang tidak terencana. Keberhasilan sistem ini
bergantung pada modal sosial yang kuat, di mana kepercayaan dan sanksi sosial
menjadi jaminan yang lebih mudah dan cepat diperoleh dibandingkan agunan
formal dari lembaga keuangan resmi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa
arisan bukan hanya tradisi, melainkan institusi ekonomi yang memiliki nilai moral.
Dalam konteks sosial, arisan berhasil mengubah uang menjadi bentuk khusus yang
memastikan stabilitas dan kesejahteraan jangka panjang bagi para petani. Arisan
juga merupakan bentuk kearifan lokal yang sangat efektif dalam meningkatkan
ketahanan finansial dan memperkuat hubungan sosial di tengah tekanan pasar yang
tidak stabil.
Kata Kunci: Arisan, Special Monies, Makna Sosial Uang, Adaptasi Ekonomi,
Petani Kelapa Sawit, Modal Sosial.
ABSTRAC This study aims to gain a deeper understanding of how arisan (social savings and credit) is used as a crucial form of economic adaptation by oil palm farmers in Gampong Rantau Selamat. The goal is to address income uncertainty arising from fluctuations in Fresh Fruit Bunches (FFB) prices and limited access to formal financial institutions. This research focuses on how arisan, as an informal, community-based financial institution, transforms common money into special money, called "Special Monies," which serves a specific and measurable purpose in household life. The method used is a qualitative descriptive approach. This method helps researchers understand the meaning and social processes underlying the arisan system in depth. Primary data were obtained from observations and interviews with arisan members. The theory used is Viviana Zelizer's concept of "The Social Meaning of Money," which is reinforced by social capital analysis to understand the basis of trust and how sanctions are enforced within the system. The research findings show that arisan (social savings and credit unions) successfully creates a special currency by assigning social labels to the money donated. The money from arisan is not only used for consumptive purposes but also for productive purposes, such as purchasing long-term assets, children's education, or business capital. This labeling serves as a savings discipline tool, preventing the funds from being used for unplanned daily expenses. The success of this system relies on strong social capital, where trust and social sanctions provide collateral that is easier and quicker to obtain than formal collateral from official financial institutions. The research findings suggest that arisan is not merely a tradition but an economic institution with moral values. Within a social context, arisan successfully transforms money into a special form that ensures long-term stability and prosperity for farmers. Arisan is also a form of local wisdom that is highly effective in increasing financial resilience and strengthening social ties amidst unstable market pressures. Keywords: Arisan, Special Monies, Social Meaning of Money, Economic Adaptation, Palm Oil Farmers, Social Capital
STUDI KOMPARATIF EFESIENSI PEMASARAN GABAH MELALUI KOPERASI DAN NON KOPERASI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (KASTRI HANDAYANI, 2015)
KARAKTERISTIK DAN KENDALA PETANI DALAM USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA (NUR KHOTIMAH, 2015)
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA (Hendra Zulhelmi, 2020)
EVALUASI KELAYAKAN PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) PT. FAJAR BAIZURY & BROTHERS DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA (SUDIRMAN, 2014)
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK DI KABUPATEN NAGAN RAYA (LITA KAHANI, 2024)