<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711109">
 <titleInfo>
  <title>PERAN ISTRI DALAM UPAYA PENGENDALIAN PERILAKU MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasrizal Saffutra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Latar belakang: Perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan prevalensi tinggi pada laki-laki, termasuk di Provinsi Aceh. Kuatnya norma sosial, budaya, dan konteks religius menjadikan pengendalian perilaku merokok di ruang publik relatif sulit, sehingga keluarga menjadi arena penting untuk perubahan perilaku. Dalam konteks ini, istri—khususnya istri—memiliki posisi strategis, namun peran dan strategi mereka dalam mendorong penghentian perilaku merokok masih belum banyak dikaji secara mendalam, terutama di wilayah dengan keterbatasan sosial ekonomi. &#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 21 istri (istri) yang suaminya merupakan mantan perokok, di tiga kabupaten termiskin di Aceh, yaitu Aceh Singkil, Gayo Lues, dan Pidie Jaya. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis dengan bantuan perangkat lunak NVivo versi 15.&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri berperan sebagai aktor utama dalam pengendalian dan penghentian perilaku merokok di tingkat keluarga. Sikap istri berkembang dari penerimaan hingga tanggung jawab, yang diwujudkan melalui ketegasan, kepedulian, dan konsistensi. Istri menerapkan kontrol sosial informal melalui kombinasi pendekatan persuasif dan koersif, termasuk negosiasi, pelarangan, monitoring, dan penguatan berkelanjutan. Meskipun menghadapi penolakan awal dan konflik rumah tangga, istri mampu mengawal keberhasilan dan pemeliharaan perilaku berhenti merokok.&#13;
Kesimpulan: Penguatan peran istri dalam keluarga merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan dalam pengendalian perilaku merokok, khususnya di wilayah dengan keterbatasan ekonomi dan konteks sosial budaya konservatif.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Penghentian merokok, advokasi kesehatan, kesehatan keluarga, penelitian kualitatif&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SMOKING - ADDICTION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FAMILY LIFE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WIFE AND HUSBAND</topic>
 </subject>
 <classification>616.856</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711109</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 11:21:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 09:44:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>