<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711097">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR TROFIK DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG MELALUI PENDEKATAN KESEIMBANGAN MASSA SEBAGAI DASAR PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERAIRAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurfadillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana / Prodi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (S3)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menyajikan kajian komprehensif tentang keanekaragaman hayati, kebiasaan makan ikan, serta struktur trofik Danau Aneuk Laot sebagai dasar penyusunan model pengelolaan berbasis ekologi berkelanjutan. Kajian struktur jejaring makanan danau merupakan upaya untuk memahami bagaimana energi dan nutrien mengalir dalam ekosistem danau, serta bagaimana organisme organisme dalam ekosistem tersebut terkait satu sama lainnya. Dinamika struktur jaring makanan dan fungsi ekosistem sangat penting dalam mengevaluasi perkembangan ekosistem di Danau Aneuk Laot yang mengalami berbagai tekanan antropogenik. Danau Aneuk Laot Kota Sabang merupakan danau tipe kecil yang memiliki peran besar bagi masyarakat Kota Sabang, salah satunya sebagai sumber air minum. Namun saat ini kondisi lingkungan Danau Aneuk Laot telah mengalami penurunan, ini didasarkan pada tekanan terhadap habitat danau yang disebabkan aktivitas tinggi di kawasan sempadan danau. Kajian jejaring makanan (struktur trofik) dengan model Ecopath belum pernah dilaporkan pada danau di Indonesia. Model Ecopath menganalisis secara komprehensif dengan melibatkan analisis biomassa setiap tingkatan trofik, produktivitas, keberagaman spesies, dan interaksi antarorganisme. Model Ecopath memperlihatkan interaksi antara organisme sebagai bagian dari transfer energi yang teratur dalam rantai makanan sehingga dapat memprediksi dampak perubahan lingkungan atau aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem danau, serta merancang strategi konservasi yang efektif untuk menjaga keberlanjutan Danau Aneuk Laot dan sumber daya alamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur trofik dengan pendekatan model Ecopath. Metode penelitian ini mencakup penelitian di lapangan dan di laboratorium. Pengambilan sampel dilapangan berdasarkan organisme pada tingkat trofik yang berbeda meliputi pengambilan sampel ikan, makrozoobenthos, plankton, tumbuhan air, dan pengukuran produktivitas primer. Sedangkan penelitian di laboratorium mencakup analisis kebiasaan makan ikan (analisis pencernaan ikan), identifikasi jenis ikan, pencacahan plankton, identifikasi makrozoobenthos, analisis klorofil dan analisis kualitas air. Data-data ini akan menjadi input data dalam penggunaan model ekologi dengan software Ecopath with Ecosim dan menghasilkan parameter trophic level, biomassa (B), produksi per biomassa (P/B), konsumsi per biomassa (Q/B), dan efisiensi ekotrofik (EE).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas makrozoobenthos memiliki keanekaragaman rendah dengan dominansi tinggi oleh kerang Anodonta woodiana dan lobster air tawar Cherax quadricarinatus, kondisi ini mencerminkan perairan yang sudah tercemar, sejalan dengan temuan kadar nitrat dan fosfat yang melampaui baku mutu PP No. 22 Tahun 2021. Perubahan status trofik danau dari oligotrofik menuju eutrofik dikaitkan dengan peningkatan masukan nutrien dari aktivitas pertanian, peternakan, dan pemanfaatan lahan di daerah tangkapan air Danau Aneuk Laot. Di sisi lain, kajian vegetasi air dan plankton menegaskan pentingnya makrofita dan produsen primer sebagai penyangga utama jejaring makanan dan indikator kesehatan ekosistem danau. Analisis genetik dan morfometrik berhasil memvalidasi keberadaan ikan asli Danau Aneuk Laot yaitu Barbodes sellifer sebagai spesies kriptik dan Rasbora maninjau. Kajian kebiasaan makan dan pola pertumbuhan terhadap 483 individu ikan (98 Rasbora maninjau, 104 Barbodes sellifer, dan 218 Amphilophus trimaculatus) menunjukkan pembagian relung trofik yang jelas, Rasbora maninjau bersifat herbivora dengan makanan utama fitoplankton Cosmarium sp. (IP 84,4%); Barbodes sellifer bersifat omnivora dengan Daphnia sp. sebagai makanan utama (IP 45,14%); sedangkan ikan invasif Amphilophus trimaculatus merupakan omnivora-piscivora dengan ikan sebagai pakan utama (IP 62,59%). Hasil ini menegaskan adanya pemisahan relung antara ikan asli dan invasif, namun sekaligus mengindikasikan potensi kompetisi dan tekanan predasi yang lebih besar dari spesies invasif terhadap komunitas ikan asli. Melalui pendekatan model keseimbangan massa (Ecopath with Ecosim), struktur trofik Danau Aneuk Laot direkonstruksi ke dalam 11 kelompok trofik, mulai dari produsen primer (fitoplankton, makrofita) hingga predator puncak (Channa striata dan Amphilophus trimaculatus). Hasil pemodelan menunjukkan jejaring makanan yang sangat produktif dengan dominasi kontrol dari bawah (bottom-up control), di mana fitoplankton dan detritus berperan sebagai penggerak utama aliran energi. Kelompok detritivor seperti Melanoides tuberculata dan Cherax quadricarinatus menjadi penghubung kunci antara sumber bahan organik dan predator tingkat atas, sementara sedikitnya koneksi pada tingkat predator puncak menunjukkan lemahnya kontrol top-down sehingga keberlanjutan ekosistem sangat bergantung pada produktivitas dan daur ulang energi di tingkat trofik bawah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai model pengelolaan Danau Aneuk Laot yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Produktivitas perairan, jejaring makanan, native spesies, invasif spesies, pengelolaan sumberdaya perairan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711097</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 10:19:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 10:46:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>