<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711009">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN DOLOMIT DAN KOMPOS TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH PADA TANAMAN KOPI DI KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALDI FAHREZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman kopi Arabika merupakan komoditas penting di Indonesia, terutama di Kabupaten Bener Meriah. Kabupaten Bener Meriah memiliki luas kebun kopi mencapai 46.273 ha. Produksi kebun kopi tersebut tergolong rendah, di bawah 1 ton/ha. Kondisi ini salah satunya disebabkan oleh rendahnya kualitas tanah. Kualitas tanah sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman kopi, dengan sifat kimia tanah seperti pH, kandungan organik, nitrogen total (N-total), dan kapasitas tukar kation (KTK) berperan penting dalam menentukan hasil panen. Rendahnya kadar unsur hara dalam tanah menjadi salah satu permasalahan utama sehingga mejadi masalah ketersediaan hara dan penyerapan bagi tanaman. Oleh sebab itu perlu dilakukan perbaikan sifat kimia tanah pada usaha pertanian kopi dengan pemberian bahan organik berupa dolomit dan kompos.&#13;
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dolomit dan kompos terhadap perubahan sifat kimia tanah kebun kopi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Desain penelitian terdiri dari 9 kombinasi perlakuan, yaitu Dolomit; 0, 0,58 , 1,17 ton ha-1, Kompos; 0, 5, 10 ton ha-1 yang masing masing diulang sebanyak 3 kali, sehingga menghasilkan 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 3 tanaman, sehingga total tanaman yang diamati adalah 81 pohon.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan dolomit dan kompos masing-masing berpengaruh nyata terhadap KTK, namun belum bisa mencapai nilai yang dikehendaki tanaman kopi Arabika. Kompos mampu meningkatkan kandungan bahan organik tanah tapi tidak berpengaruh nyata terhadap pH dan N-total tanah. Interaksi kedua perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap KTK dan tidak berpengaruh nyata terhadap pH, N-total dan bahan organik tanah.&#13;
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian dolomit dan kompos tidak memberikan pengaruh pada beberapa sifat kimia seperti pH dan N-total, namun ada peningkatan nilai pada beberapa perlakuan. Selain itu, pemberian dolomit dan kompos mampu memberikan pengaruh terhadap KTK dan kandungan bahan organik tanah secara faktor tunggal</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <classification>631.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711009</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 15:46:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-10 16:11:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>