<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710889">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM IRIGASI CERDAS UNTUK PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN KETINGGIAN AIR SAWAH BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS DAN LORA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DI MUHAMMAD ZULFA RIDHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia sehingga keberhasilan produksi padi sangat bergantung pada pengelolaan air irigasi yang baik di lahan persawahan. Namun, pengaturan ketinggian air sawah masih banyak dilakukan secara manual dan kurang efisien, terutama pada lahan yang berjarak jauh dari pemukiman petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan komunikasi LoRa sebagai media transmisi data jarak jauh yang hemat energi. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian air serta relay untuk mengendalikan pompa air secara otomatis maupun manual. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan LoRa pada frekuensi 923 MHz menuju gateway LoRaWAN, kemudian diteruskan ke server ChirpStack dan disimpan pada layanan AWS DynamoDB. Pengujian komunikasi LoRa dilakukan pada jarak 100 m, 300 m, dan 600 m. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada jarak 100 m diperoleh nilai rata-rata RSSI sebesar –101,6 dBm, SNR sebesar 5,82 dB, dan PSR sebesar 100%. Pada jarak 300 m, nilai rata-rata RSSI menurun menjadi –107,1 dBm dengan nilai SNR rata-rata –0,12 dB, namun PSR tetap sebesar 100%. Sementara itu, pada jarak 600 m nilai rata-rata RSSI mencapai –109,2 dBm dengan nilai SNR rata-rata –6,67 dB yang menyebabkan penurunan PSR menjadi 55%. Selain itu, pengujian konsumsi daya menunjukkan bahwa total energi yang digunakan sistem selama satu siklus operasional dua jam adalah sebesar 33,1 Wh, dengan komponen komunikasi memiliki konsumsi daya yang relatif rendah. Secara keseluruhan, pengimplementasian sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dengan komunikasi LoRa menjadi solusi yang andal untuk mendukung pemantauan dan pengendalian ketinggian air sawah secara real-time dengan konsumsi daya yang rendah dan jangkauan komunikasi yang luas, sehingga pengelolaan air irigasi dapat dilakukan secara lebih efisien dan berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710889</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 11:40:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 11:56:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>