<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710839">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN SOSIAL PADA KAWASAN RURAL URBAN FRINGE BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NORIN NATASYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan rural–urban fringe (RUF) Banda Aceh merupakan wilayah peralihan antara desa dan kota yang mengalami perubahan sosial secara intensif seiring dengan proses urbanisasi, ekspansi fisik perkotaan, dan dinamika sosial ekonomi pascabencana tsunami 2004. Proses rekonstruksi dan pembangunan infrastruktur telah mendorong perubahan penggunaan lahan, peningkatan kepadatan permukiman, serta meningkatnya mobilitas penduduk di kawasan pinggiran kota. Perubahan spasial tersebut tidak hanya berdampak pada struktur ruang, tetapi juga memicu pergeseran dalam pola mata pencaharian, gaya hidup, nilai dan norma sosial, serta pola interaksi masyarakat lokal. Kondisi ini menjadikan kawasan RUF Banda Aceh sebagai wilayah yang rentan sekaligus strategis dalam kajian perubahan sosial.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan sosial yang terjadi di kawasan rural–urban fringe (RUF) Banda Aceh serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut. Kawasan RUF merupakan wilayah transisi desa–kota yang mengalami tekanan urbanisasi, perubahan penggunaan lahan, dan dinamika sosial ekonomi yang intensif, terutama pasca rekonstruksi pascabencana tsunami 2004.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 500 responden yang tersebar di 20 desa kawasan RUF Banda Aceh–Aceh Besar. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Variabel perubahan sosial diukur melalui perubahan pola konsumsi dan gaya hidup, perubahan nilai budaya dan norma, serta perubahan pola interaksi sosial. Faktor yang dianalisis meliputi faktor internal (pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) dan faktor eksternal (perubahan penggunaan lahan, infrastruktur, akses layanan publik, dan kebijakan pemerintah).&#13;
Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal sama-sama berpengaruh signifikan terhadap perubahan sosial, namun faktor internal memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor eksternal. Pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan terbukti menjadi penentu utama dalam membentuk kemampuan adaptasi masyarakat terhadap perubahan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan sosial di kawasan RUF tidak semata-mata ditentukan oleh perubahan fisik wilayah atau kebijakan pembangunan, tetapi lebih dipengaruhi oleh kapasitas sosial-ekonomi dan kualitas sumber daya manusia masyarakatnya.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan sosial di kawasan rural–urban fringe Banda Aceh merupakan proses adaptif yang berpusat pada individu dan rumah tangga sebagai aktor utama perubahan. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan kawasan RUF perlu diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan faktor internal masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan, dan penguatan ekonomi rumah tangga agar perubahan sosial yang terjadi bersifat inklusif dan berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL CHANGE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>URBAN RENEWAL</topic>
 </subject>
 <classification>303.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710839</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 09:44:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 10:07:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>