<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710755">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PASTA PEMBERSIH GIGI TIRUAN MENGANDUNG MINYAK NILAM TERHADAP PERUBAHAN WARNA BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intania Zarona, Hr</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteraan Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan warna pada basis gigi tiruan resin akrilik merupakan masalah estetika yang sering dialami pengguna gigi tiruan dan dapat dipengaruhi oleh proses pembersihan yang dilakukan secara rutin. Pasta pembersih berbahan minyak nilam (Pogostemon cablin B.) berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan pembersih yang aman karena memiliki sifat antimikroba dan tidak bersifat abrasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pasta pembersih gigi tiruan mengandung minyak nilam terhadap perubahan warna basis gigi tiruan resin akrilik heat cured berdasarkan variasi durasi penyikatan. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratoris dengan desain pretest–posttest control group menggunakan 25 spesimen resin akrilik heat cured berukuran 20×20×2 mm. Spesimen dibagi ke dalam lima kelompok: tiga kelompok perlakuan yang disikat menggunakan pasta minyak nilam selama 6, 13, dan 27 menit, satu kelompok kontrol negatif menggunakan aquades dan satu kelompok kontrol positif menggunakan pasta gigi biasa. Penyikatan dilakukan menggunakan sikat gigi elektrik dengan kecepatan 7600 RPM serta tekanan seragam. Perubahan warna diukur menggunakan Colorimeter Linshang LS171 berdasarkan sistem CIELAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen mengalami perubahan warna dengan peningkatan nilai ΔE setelah penyikatan. Kelompok dengan durasi penyikatan 27 menit menunjukkan nilai ΔE tertinggi, sedangkan kelompok aquades tetap mengalami perubahan meskipun sangat sedikit akibat gesekan mekanis. Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p = 0,01). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pasta pembersih gigi tiruan mengandung minyak nilam berpengaruh terhadap perubahan warna resin akrilik, namun perubahan yang terjadi masih berada dalam batas yang dapat diterima secara klinis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: minyak nilam, Pogostemon cablin, pasta pembersih gigi tiruan, resin akrilik heat cured, perubahan warna.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710755</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 18:43:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 09:15:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>