<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710731">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN PERAN SERTA MASYARAKAT DI SATUAN PENDIDIKAN SATU ATAP DAERAH TERLUAR, TERTINGGAL DAN TERDEPAN KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safii</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sekolah satu atap di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) Kabupaten Simeulue. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, menguraikan, dan menganalisis kontribusi masyarakat serta faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaan program sekolah satu atap di wilayah 3T Simeulue, dalam upaya meningkatkan mutu dan akses pendidikan. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian mencakup SDN dan SMP di Pulau Siumat serta Pulau Teupah, Kabupaten Simeulue. Sebanyak lima informan terlibat, yaitu kepala desa, kepala sekolah, tokoh adat, komite sekolah, dan orang tua/wali murid. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Memaksimalkan kontribusi masyarakat dalam bentuk peran pengelolaan, sosialisasi untuk pengembangan pendidikan di wilayah 3T Simeulue; (2) Integrasi Pemberdayaan kearifan lokal (Local Wisdom) dengan satuan pendidikan (3) Peningkatan kapasitas Komite sekolah di satuan pendidikan 4) Kolaborasi antar pihak (stake holder) terkait perkembangan pendidikan (5) Dukungan proses belajar dan mengajar dari orang tua/wali (6) pendekatan kegiataan gotong royong di satuan pendidikan bersama masyarakat. Temuan penelitian menyimpulkan bahwaiPeran serta masyarakat yang maksimal di wilayah 3T kabupaten simeulue dapat berdampakspada peningkatan mutu pendidikan, diperlukan kebijakan, integrasi dari pemerintahsdaerahsdalams penguatans peran sertasmasyarakatsdi daerah 3T serta sekolahsharus lebih terbuka melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam peningkatan program satuan pendidikan.s&#13;
&#13;
Kata Kunci: 	Manajemen, peran serta masyarakat, daerah terdepan, Terluar, tertinggal (3T), Simeulue.e&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710731</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 16:42:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 09:07:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>