<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710725">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG MERAH MENGGUNAKAN SPRINKLER (STUDI KASUS USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARIS MUBARAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Usahatani bawang merah merupakan salah satu kegiatan agribisnis hortikultura yang memiliki peran penting dalam mendukung pendapatan petani dan penyediaan pangan, khususnya di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Meskipun bawang merah memiliki nilai ekonomi yang tinggi, petani masih menghadapi berbagai kendala dalam kegiatan usahatani, antara lain tingginya biaya produksi, keterbatasan tenaga kerja, serta ketergantungan pada sistem penyiraman manual yang kurang efisien. Penerapan teknologi irigasi seperti sistem irigasi sprinkler menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya produksi, tingkat keuntungan, kelayakan finansial, serta sensitivitas usahatani bawang merah yang menggunakan sistem irigasi sprinkle di Desa Kajhu. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025 di Desa Kajhu dengan menggunakan pendekatan studi kasus terhadap satu orang petani bawang merah yang telah menerapkan sistem irigasi sprinkle. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis biaya dan pendapatan, analisis kelayakan finansial menggunakan R/C Ratio dan Break Even Point (BEP), serta analisis sensitivitas untuk melihat pengaruh perubahan biaya produksi, harga jual, dan tingkat produksi terhadap keuntungan dan kelayakan usahatani.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usahatani bawang merah pada lahan seluas 2.000 m² sebesar Rp24.074.083 per musim tanam, dengan total penerimaan sebesar Rp42.000.000 dan keuntungan bersih sebesar Rp17.925.917. Nilai R/C Ratio sebesar 1,74 menunjukkan bahwa usahatani bawang merah dengan sistem irigasi sprinkler layak dan menguntungkan untuk dijalankan. Hasil analisis BEP menunjukkan bahwa tingkat produksi dan harga jual aktual berada di atas titik impas, sehingga usahatani berada pada kondisi aman secara finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa meskipun terjadi kenaikan biaya produksi atau penurunan harga dan produksi hingga 20%, usahatani bawang merah masih memberikan keuntungan, meskipun margin keuntungan mengalami penurunan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 16:28:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 08:58:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>