<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710695">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KITOSAN TERSULFONASI DARI TULANG CUMI-CUMI (LOLIGO SP.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PORPHYROMONAS GINGIVALIS DENGAN UJI KHM DAN KBM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Davina Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama : Davina Putri&#13;
Fakultas : Kedokteran Gigi&#13;
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul : Pengaruh Kitosan Tersulfonasi dari Tulang Cumi-Cumi (Loligo&#13;
sp.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas&#13;
gingivalis dengan Uji KHM dan KBM&#13;
Periodontitis merupakan penyakit infeksi kronis pada jaringan penyangga gigi yang salah&#13;
satunya berkaitan dengan bakteri Porphyromonas gingivalis. Tulang cumi-cumi (Loligo&#13;
sp.) mengandung kitosan tipe β yang dapat dimodifikasi melalui proses sulfonasi untuk&#13;
meningkatkan efek antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh&#13;
serta menentukan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh&#13;
Minimum (KBM) kitosan tersulfonasi dari tulang cumi-cumi (Loligo sp.) terhadap&#13;
pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis. Kitosan diekstraksi melalui tahapan&#13;
deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi, kemudian dimodifikasi menggunakan asam&#13;
sulfat (H₂SO₄) menjadi kitosan tersulfonasi sebelum diuji aktivitas antibakterinya&#13;
terhadap Porphyromonas gingivalis. Hasil kitosan tersulfonasi berhasil menunjukkan&#13;
aktivitas antibakteri, dengan nilai KHM pada konsentrasi 3,125% dan KBM pada&#13;
konsentrasi 100% efektif dalam menghambat dan membunuh pertumbuhan&#13;
Porphyromonas gingivalis, yang dianalisis secara statistik menggunakan uji Kruskal-&#13;
Wallis dengan hasil berbeda signifikan. Hasil uji lanjutan menunjukkan bahwa pada&#13;
KHM, perbedaan signifikan hanya terjadi pada konsentrasi 1,612% dan kontrol negatif,&#13;
sedangkan konsentrasi lainnya tidak berbeda. Pada KBM, perbedaan signifikan hanya&#13;
muncul antara konsentrasi 100% dengan kontrol positif dan dengan kontrol negatif.&#13;
Penelitian ini membuktikan bahwa kitosan tersulfonasi dari tulang cumi-cumi (Loligo sp.)&#13;
memiliki efek antibakteri yang signifikan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih&#13;
lanjut sebagai agen antibakteri.&#13;
Kata Kunci : Kitosan tersulfonasi, Cumi-cumi (Loligo sp.), Porphyromonas gingivalis,&#13;
KHM, KBM, antibakteri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:32:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 16:15:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>