<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710691">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) SEBAGAI FITOREMEDIATOR TERHADAP RESPON FISIOLOGIS IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aisyah Nur Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pascasarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran logam berat timbal (Pb) pada perairan budidaya ikan air tawar berpotensi menimbulkan dampak toksik terhadap organisme akuatik, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus), sehingga diperlukan upaya penanggulangan yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai agen fitoremediasi dalam menurunkan konsentrasi Pb pada media air budidaya ikan nila serta pengaruhnya terhadap kondisi fisiologis ikan. Penelitian dilakukan selama 14 hari menggunakan rancangan acak lengkap dengan beberapa perlakuan biomassa eceng gondok dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi penurunan konsentrasi Pb dalam air menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), akumulasi Pb pada jaringan eceng gondok, gambaran histopatologi limpa ikan nila, parameter hematologi (hemoglobin dan eritrosit), pertumbuhan bobot, tingkat kelangsungan hidup, serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoremediasi menggunakan eceng gondok mampu menurunkan konsentrasi Pb dalam air secara signifikan sebesar 77,85–78,46% dari konsentrasi awal 0,325 mg/L menjadi 0,070-0,072 mg/L. Akumulasi Pb tertinggi ditemukan pada jaringan akar eceng gondok, yang mengindikasikan peran utama akar dalam proses penyerapan logam berat. Penurunan konsentrasi Pb di media air diikuti dengan berkurangnya tingkat kerusakan histopatologi limpa ikan nila, seperti penurunan jumlah melanomacrophage center, nekrosis, dan hiperplasia, serta kondisi parameter hematologi yang lebih stabil dibandingkan perlakuan tanpa fitoremediasi. Selain itu, kualitas air tetap berada dalam kisaran optimal sehingga mendukung pertumbuhan dan meningkatkan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini memberikan manfaat ilmiah dan aplikatif dengan menunjukkan bahwa eceng gondok berpotensi digunakan sebagai solusi fitoremediasi alami untuk mengurangi dampak pencemaran timbal pada sistem budidaya ikan air tawar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710691</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:30:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 16:00:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>