<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710687">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.f.ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi merupakan minuman yang mengandung kafein dan sering dikonsumsi oleh mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk. Konsumsi kopi berlebih dapat memengaruhi kualitas tidur.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan kualitas tidur pada mahasiswa laki-laki Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 160 mahasiswa laki-laki angkatan 2022, 2023 dan 2024 dan dilakukan secara stratified random sampling  dari tanggal 18 dan 19 november. Pengumpulan data dilakukan melalui gform menggunakan kuesioner untuk konsumsi kopi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat konsumsi kopi kategori sedang (50,6%) dan kualitas tidur yang buruk (66,9%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dengan kualitas tidur (p &lt; 0,001) dengan koefisien korelasi r = 0,459 yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang dan arah positif. Artinya, semakin tinggi konsumsi kopi, semakin buruk kualitas tidur yang dialami responden. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi kopi dengan kualitas tidur pada mahasiswa laki-laki Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP DISOURDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.849 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:29:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:47:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>