<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710677">
 <titleInfo>
  <title>KERAGAMAN GASTROPODA DI PANTAI TAPAK GAJAH KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TRI FANDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gastropoda berperan penting sebagai bioindikator kualitas perairan karena &#13;
keanekaragaman, kelimpahan, serta sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Gastropoda serta &#13;
menganalisis keanekaragaman, kelimpahan, dominansi, dan pola sebarannya di pantai &#13;
Tapak Gajah, Gampong Ie Meulee, Kota Sabang. Penelitian dilaksanakan pada &#13;
September–Oktober 2025 menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan &#13;
sampel dilakukan dengan transek kuadrat 1×1 m pada tiga stasiun, disertai pengukuran &#13;
parameter fisika-kimia perairan. Identifikasi Gastropoda dilakukan di Laboratorium &#13;
Biologi Laut Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa terdapat 68 individu Gastropoda yang tergolong dalam &#13;
lima famili, dengan Engina mendicaria sebagai spesies paling berlimpah. Stasiun I &#13;
memiliki kondisi terbaik dengan kepadatan 8,7 ind/m², indeks keanekaragaman (H') &#13;
1,40, dan keseragaman (E) 0,60, mengindikasikan komunitas yang cukup stabil. &#13;
Sebaliknya, Stasiun III memiliki kepadatan serta nilai keanekaragaman dan &#13;
keseragaman terendah, diduga dipengaruhi aktivitas manusia. Dominansi tertinggi (D &#13;
= 0,78) terdapat di Stasiun II, menunjukkan adanya spesies yang mendominasi. Pola &#13;
sebaran Gastropoda cenderung mengelompok sesuai kesesuaian habitat. Parameter &#13;
fisika-kimia perairan berada pada kisaran ideal untuk mendukung keberadaan &#13;
Gastropoda.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710677</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:17:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:47:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>