<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710669">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DESAIN KEMASAN UNTUK PRODUK ANYAMAN TIKAR KHAS SIMEULUE MENGGUNAKAN METODE CONJOINT ANALYSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Aliah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Desain kemasan untuk produk anyaman tikar khas Simeulue sangat penting dalam memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk tersebut. Oleh karena itu, digunakan metode Conjoint Analysis untuk mengidentifikasi preferensi konsumen dalam memilih desain kemasan yang ideal. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 68 responden yang merupakan konsumen potensial produk tikar pandan. Data dianalisis menggunakan teknik Conjoint Analysis dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil kuesioner tahap pertama menunjukkan delapan atribut dengan 16 level yang kemudian dikombinasikan menjadi 16 kartu stimulus melalui orthogonal design. Berdasarkan hasil analisis preferensi konsumen, atribut yang paling disukai adalah bentuk, yang memiliki nilai kepentingan sebesar 20% dan ilustrasi sebesar 20%, diikuti oleh pegangan sebesar 14% serta harga sebesar 11%. Dari hasil penelitian, kartu stimulus nomor 14 dianggap paling mewakili preferensi konsumen dengan nilai utilitas tertinggi. Atribut, level, dan tingkat utilitas yang dipilih oleh responden pada kartu tersebut adalah warna cream (-0,049), bahan karton board (0,058), bentuk persegi enam (0,307), ilustrasi motif pola (0,315), informasi lengkap (0,060), pegangan ada (0,244), logo tersedia (0,069), dan harga murah (0,194). Meskipun warna cream memiliki nilai negatif, atribut lain dengan nilai positif yang lebih tinggi menjadikan stimulus ini sebagai desain kemasan dengan nilai total tertinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pengrajin tikar dalam meningkatkan daya tarik produk serta memperkuat citra merek melalui perancangan kemasan untuk produk anyaman tikar khas Simeulue yang sesuai dengan preferensi konsumen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710669</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:01:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 16:02:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>