<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710655">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI KINERJA ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA KEGIATAN COAL GETTING DENGAN MENERAPKAN TEORI ANTRIAN DI PT. MIFA BERSAUDARA, MEUREUBO, ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Zaid Alfatih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan coal getting merupakan tahapan penting dalam operasional tambang batubara yang memerlukan keseimbangan kinerja antara alat gali muat dan alat angkut untuk mencapai produktivitas dan efisiensi optimal. Namun, kondisi aktual di PT Mifa Bersaudara masih menunjukkan adanya antrian dumptruck dan waktu tunggu di front loading yang mengindikasikan ketidakseimbangan sistem kerja. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis dan mengoptimasi kinerja alat gali muat dan alat angkut pada kegiatan coal getting melalui pendekatan teori antrian guna memperoleh kombinasi alat yang lebih efisien. Metode penelitian dilakukan dengan pengambilan data primer berupa waktu siklus, produktivitas, dan efisiensi kerja alat, serta data sekunder dari catatan operasional perusahaan, yang dianalisis menggunakan model antrian untuk menentukan tingkat kedatangan, tingkat pelayanan, waktu tunggu, dan tingkat utilisasi alat. Hasil analisis menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kapasitas produksi alat gali muat dan kapasitas angkut dumptruck, di mana excavator E5508 dan E5506 masing-masing memiliki produktivitas sebesar 250,8 ton/jam dan 209 ton/jam, sedangkan produktivitas rata-rata dumptruck hanya sebesar 41,8 ton/jam, sehingga laju kedatangan truk tidak mampu mengimbangi kapasitas pelayanan excavator dan menyebabkan peningkatan waktu tunggu. Hasil optimasi menunjukkan bahwa pada fleet 1 diperlukan penambahan 1 unit dumptruck yang mampu meningkatkan kontinuitas suplai material dan menaikkan produksi bulanan sebesar 19.286,5 ton, sedangkan pada fleet 2 sistem telah berada pada kondisi seimbang. Dengan demikian, teori antrian terbukti efektif sebagai dasar kuantitatif dalam optimasi kinerja alat pada kegiatan coal getting</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COAL MINING</topic>
 </subject>
 <classification>622.334</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 14:27:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:40:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>