<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710641">
 <titleInfo>
  <title>KAPABILITAS PERSONEL DAN PERAN INSTITUSIONAL KEPOLISIAN DAERAH ACEH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bustani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER ILMU KEBENCANAAN</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan personel Polda Aceh terkait manajemen bencana, mengkaji kompetensi, keterampilan fungsional, serta kesiapan operasional personel dalam penanggulangan bencana, serta mendeskripsikan pola koordinasi dan kolaborasi Polda Aceh dengan lembaga terkait di wilayah rawan bencana. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner kepada personel Polda Aceh, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci. Data kuantitatif dianalisis secara statistik, sementara data kualitatif dianalisis melalui reduksi data dan pengkodean tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan personel Polda Aceh terkait manajemen bencana secara deskriptif tergolong cukup baik, terutama pada fase tanggap darurat. Namun, hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa variabel pengetahuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas personel kepolisian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan tidak secara otomatis meningkatkan kapabilitas apabila tidak diimplementasikan secara optimal dalam praktik lapangan. Sebaliknya, kompetensi, keterampilan fungsional, dan kesiapan operasional memiliki peran yang lebih menentukan. Pola koordinasi lintas instansi berjalan efektif pada fase tanggap darurat, namun belum terintegrasi secara optimal pada fase pra- bencana dan pasca-bencana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: penanggulangan bencana, kapabilitas personel, Polda Aceh. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLICE SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 13:42:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 15:26:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>