STUDI PERIKANAN DAN STATUS KONSERVASI HIU YANG DIDARATKAN DI PPI RIGAIH, ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PERIKANAN DAN STATUS KONSERVASI HIU YANG DIDARATKAN DI PPI RIGAIH, ACEH JAYA


Pengarang

Najla Athayya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad - 196012311990021005 - Dosen Pembimbing I
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2011103010073

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komposisi jenis dan status konservasi hiu yang didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Rigaih, Aceh Jaya. Penelitian dilakukan Februari-Maret 2025 menggunakan metode survei deskriptif dengan data primer dan sekunder. Identifikasi spesies hiu menggunakan Buku Identifikasi Elasmobranchii Prioritas Perikanan Nasional (BRIN, 2023) dan analisis status konservasi berdasarkan IUCN Red List serta Appendix CITES. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 93 ekor hiu dari 2 ordo, 3 famili, 4 genus, dan 4 spesies, dengan komposisi didominasi Sphyrna lewini (35%), Loxodon macrorhinus (32%), Chiloscyllium punctatum (22%), dan Carcharhinus sorrah (11%). Analisis konservasi menunjukkan Sphyrna lewini berstatus Critically Endangered (CR) IUCN dan Appendix II CITES, Loxodon macrorhinus serta Carcharhinus sorrah berstatus Near Threatened (NT) IUCN dan Appendix II CITES, sedangkan Chiloscyllium punctatum berstatus Endangered (EN) IUCN. Dominasi individu juvenil dan selektivitas rendah jaring insang dasar mengindikasikan tekanan penangkapan signifikan di nursery ground hiu pesisir. Penelitian ini merekomendasikan pengaturan ukuran mata jaring minimum, zona perlindungan musiman, dan monitoring pendaratan untuk pengelolaan berkelanjutan hiu di Aceh Jaya
Kata kunci: Hiu, PPI Rigaih, komposisi tangkapan, IUCN Red List, CITES, konservasi elasmobranchii

This study aims to identify the species composition and conservation status of sharks landed at Rigaih Fish Landing Site (PPI), Aceh Jaya. Research was conducted from February to March 2025 using descriptive survey methods through primary and secondary data collection. Shark species identification utilized the "Buku Identifikasi Elasmobranchii Prioritas Perikanan Nasional di Lokasi Pendaratan" (BRIN, 2023) with conservation status analysis based on IUCN Red List categories and CITES Appendix status. A total of 93 sharks were identified, comprising 2 orders, 3 families, 4 genera, and 4 species. Catch composition was dominated by Sphyrna lewini (35%), Loxodon macrorhinus (32%), Chiloscyllium punctatum (22%), and Carcharhinus sorrah (11%). Conservation analysis revealed Sphyrna lewini as Critically Endangered (CR) IUCN and Appendix II CITES, Loxodon macrorhinus and Carcharhinus sorrah as Near Threatened (NT) IUCN and Appendix II CITES, while Chiloscyllium punctatum classified as Endangered (EN) IUCN. Dominance of juvenile individuals and low selectivity of bottom gillnets indicate significant fishing pressure on coastal sharks, particularly in nursery ground areas. Findings recommend minimum mesh size regulations, seasonal protection zones, and landing monitoring for sustainable shark management in Aceh Jaya waters. Keywords: Sharks, PPI Rigaih, catch composition, IUCN Red List, CITES, elasmobranch conservation

Citation



    SERVICES DESK