<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710617">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DIABETES BURNOUT SYNDROME PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Meurah Safia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes Burnout Syndrome (DBS) adalah respon psikologis yang diakibatkan oleh kelelahan emosional dan kegundahan dalam mengelola diabetes mellitus (DM). Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat keparahan DBS berdasarkan tingkat keparahannya dan gambaran tingkat keparahan DBS berdasarkan demografi dan klinis pasien.  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional yang dilakukan pengambilan data mulai dari Agustus sampai dengan Oktober 2025. Populasi pada penelitian ini adalah pasien di Poli Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keparahan terbanyak adalah tingkat sedang 71%. Berdasarkan klinis responden, berdasarkan lama menderita DM hasil terbanyak adalah tingkat sedang pada lama menderita &gt;15 tahun (29%), berdasarkan kadar HbA1c terbanyak adalah &gt;8% dengan tingkat sedang (54%), berdasarkan kadar gula darah puasa didapat tingkat sedang pada kadar gula darah ≥126 mg/dL (54%), dan berdasarkan glukosa plasma 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral didapat tingkat keparahan sedang pada glukosa plasma ≥200 mg/dL. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan stres yang dialami pasien bisa menjadi perhatian agar kualitas manajemen DM mendapatkan hasil yang baik.&#13;
Kata Kunci: Diabetes mellitus, Diabetes Burnout Syndrome, kesehatan mental, penyakit kronis, HbA1c&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 13:06:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 14:46:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>