<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710587">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KITOSAN TERSULFONASI DARI TULANG CUMI-CUMI (LOLIGO SP.) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS DENGAN UJI KHM DAN UJI KBM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JIHAN KAYLA RIZKY POHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama Judul : Jihan Kayla Rizky Pohan&#13;
Fakultas : Fakultas Kedokteran Gigi&#13;
: Pengaruh Kitosan Tersulfonasi dari Tulang Cumi-cumi&#13;
(Loligo sp.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus&#13;
dengan Uji KHM dan Uji KBM.&#13;
Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang sering menyebabkan&#13;
infeksi pada rongga mulut serta memiliki kemampuan membentuk resistensi&#13;
terhadap berbagai antibiotik. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan&#13;
tersebut adalah dengan memanfaatkan kitosan sebagai agen antibakteri alternatif.&#13;
Pada penelitian ini, kitosan dimodifikasi melalui proses sulfonasi untuk&#13;
meningkatkan efektivitasnya, kemudian diuji aktivitas antibakterinya terhadap&#13;
Staphylococcus aureus menggunakan metode mikrodilusi pada berbagai&#13;
konsentrasi dan dianalisis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa kitosan tersulfonasi mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus&#13;
aureus pada konsentrasi 50% (KHM) dan membunuh bakteri pada konsentrasi&#13;
100% (KBM). Pada uji statistik, KHM (p &gt; 0,001) menunjukkan perbedaan&#13;
signifikan dalam kemampuan menghambat bakteri, sedangkan pada KBM (p &gt;&#13;
0,007) juga tampak perbedaan bermakna dalam kemampuan membunuh bakteri.&#13;
Efektivitas ini berkaitan dengan adanya gugus sulfonat yang memperkuat interaksi&#13;
elektrostatik antara kitosan dan membran sel bakteri, sehingga merusak integritas&#13;
dinding sel dan menyebabkan kematian bakteri. Dengan demikian, kitosan&#13;
tersulfonasi dari tulang cumi-cumi (Loligo sp.) berpotensi sebagai agen antibakteri&#13;
alternatif terhadap Staphylococcus aureus.&#13;
Kata Kunci : Staphylococcus aureus, Kitosan tersulfonasi, Cumi-cumi&#13;
(Loligo sp.), Uji KHM, Uji KBM.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 11:57:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 14:33:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>