<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710559">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERUBAHAN LANSKAP 20 TAHUN PASCA TSUNAMI ACEH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>GAMPONG LAMBUNG, DEAH GLUMPANG DAN ALUE DEAH TEUNGOH, KECAMATAN MEURAXA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Aulia Mentari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana tsunami Aceh tahun 2004 menyebabkan perubahan lanskap yang sangat signifikan, khususnya di wilayah pesisir Kota Banda Aceh. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kawasan yang mengalami tingkat kerusakan tertinggi dan mengalami dinamika perubahan lanskap yang intensif selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan lanskap selama 20 tahun pasca-tsunami di Gampong Lambung, Deah Glumpang, dan Alue Deah Teungoh dengan memanfaatkan data penginderaan jauh multi-temporal. Data yang digunakan berupa citra satelit resolusi tinggi tahun 2004, 2009, 2014, dan 2019 serta foto udara drone tahun 2024. Metode yang diterapkan adalah Object-Based Image Analysis (OBIA) dengan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) untuk mengklasifikasikan tutupan lahan menjadi lima kelas, yaitu badan air, vegetasi, bangunan, jalan, dan lahan terbuka. Hasil klasifikasi dievaluasi menggunakan uji akurasi berupa Overall Accuracy dan Kappa Coefficient. Selanjutnya, analisis perubahan lanskap dilakukan untuk mengidentifikasi dinamika spasial dan temporal selama dua dekade pasca-bencana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kawasan terbangun dan jaringan jalan, serta penurunan lahan terbuka seiring dengan perkembangan pembangunan dan pemulihan wilayah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam evaluasi perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir pasca-tsunami.&#13;
&#13;
Kata kunci: Perubahan lanskap, tsunami Aceh, tutupan lahan, OBIA, KNN, penginderaan jauh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 11:26:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 11:30:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>