<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710473">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN DRUG RELATED PROBLEMS (DRPS) PADA PASIEN PEDIATRIK DI RUANG RAWAT INAP RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VIOLA PUSPA SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Drug Related Problems (DRPs) merupakan kondisi terkait terapi obat yang &#13;
mengganggu pencapaian luaran klinis optimal, dengan prevalensi tinggi pada pasien &#13;
pediatrik akibat karakteristik fisiologis dan farmakokinetik yang unik. Penelitian ini &#13;
bertujuan mengidentifikasi prevalensi, profil, dan faktor risiko DRPs pada pasien &#13;
pediatrik rawat inap di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain &#13;
cross-sectional retrospektif dengan total 168 lembar Pemantauan Terapi Obat (PTO) &#13;
periode Agustus 2024–Agustus 2025. DRPs diklasifikasikan menggunakan sistem &#13;
PCNE V9.1, sementara Reaksi Obat yang Tidak Diharapkan (ROTD) dianalisis &#13;
menggunakan algoritma Naranjo, Hartwig-Siegel, dan Schumock-Thornton. Analisis &#13;
statistik meliputi univariat, bivariat (Chi-Square dan point-biserial correlation), dan &#13;
multivariat (regresi logistik) dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan prevalensi DRPs sebesar 75,6% (127 dari 168 pasien) dengan rasio 1,24 &#13;
DRPs/pasien. Masalah DRPs yang paling dominan adalah terkait efektivitas terapi &#13;
sebanyak 128 kejadian (81%), diikuti masalah lainnya 21 kejadian (13%), dan masalah &#13;
keamanan terapi 9 kejadian (6%). Penyebab utama meliputi tidak adanya pengobatan &#13;
meskipun ada indikasi (69 kejadian), frekuensi dan dosis tidak sesuai, serta obat tidak &#13;
sesuai pedoman. Dari 9 pasien yang mengalami ROTD, teridentifikasi 19 kejadian &#13;
dengan kategori ringan (100%), kausalitas possible-probable, dan 100% dapat dicegah. &#13;
Analisis multivariat menunjukkan polifarmasi (AOR=4,289; p=0,002) dan &#13;
komorbiditas (AOR=0,372; p=0,037) sebagai faktor risiko independen signifikan &#13;
terhadap kejadian DRPs. Prevalensi DRPs pada pasien pediatrik rawat inap di &#13;
RSUDZA tergolong tinggi dengan masalah efektivitas terapi sebagai kategori &#13;
dominan. Polifarmasi dan komorbiditas merupakan prediktor utama kejadian DRPs. &#13;
Diperlukan optimalisasi regimen terapi, pemantauan ketat, dan penguatan program &#13;
farmakovigilans untuk meningkatkan keselamatan pasien pediatrik. &#13;
Kata kunci: DRPs, pediatrik, PCNE, polifarmasi, komorbiditas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710473</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 10:14:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 10:21:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>