<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710469">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI SENYAWA BIOAKTIF DARI TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS) SEBAGAI KANDIDAT ANTI-KANKER KOLOREKTAL MELALUI STUDI NETWORK PHARMACOLOGY DAN MOLECULAR DOCKING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Putri Liana Syafina Rabiula</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker kolorektal merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker secara global, dengan kemoterapi standar seperti 5-Fluorouracil (5-FU) sering mengalami penurunan efektivitas akibat resistensi sel kanker. Tanaman pala (Myristica fragrans) memiliki berbagai aktivitas farmakologis yang berpotensi menjadi sumber agen antikanker baru melalui mekanisme multitarget. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dari tanaman pala, memprediksi mekanisme molekulernya, serta mengevaluasi potensinya sebagai kandidat antikanker kolorektal menggunakan pendekatan in silico. Profil senyawa kimia minyak atsiri pala dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), dilengkapi dengan data senyawa dari basis data KnaPSAcK. Analisis network pharmacology dilakukan untuk mengidentifikasi target protein potensial dan jalur pensinyalan, yang kemudian divalidasi melalui molecular docking untuk menilai afinitas ikatan antara senyawa aktif dan protein target utama. Analisis ini melibatkan 75 senyawa yang diperoleh dari hasil GC–MS dan basis data KNApSAcK. Studi network pharmacology mengidentifikasi 11 protein hub utama, termasuk AKT1, MAPK1, SRC, TP53, dan ESR1 yang berperan penting dalam regulasi jalur pensinyalan PI3K-Akt dan MAPK. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa senyawa golongan lignan, khususnya Nectandrin B, memiliki potensi inhibisi terbaik dengan afinitas pengikatan terkuat terhadap protein AKT1 (-9,6 kkal/mol). Afinitas ini terbukti lebih kuat dibandingkan dengan obat standar 5-Fluorouracil pada berbagai target protein yang diuji. Senyawa Nectandrin B dari tanaman pala berpotensi dikembangkan sebagai agen antikanker kolorektal multitarget yang efektif melalui modulasi jalur proliferasi dan apoptosis sel kanker.&#13;
Kata Kunci:	Myristica fragrans, Kanker Kolorektal, Network Pharmacology,  Molecular Docking &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710469</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 10:08:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-26 10:46:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>