<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710243">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK DI PUSKESMAS BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAKIRAH ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena berisiko menular dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, dan menyusui apabila tidak dilakukan upaya pencegahan secara optimal. Di Kota Banda Aceh, meskipun program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) telah terintegrasi dalam pelayanan antenatal, cakupan skrining HIV pada ibu hamil masih belum maksimal dan masih ditemukan kasus ibu hamil dengan HIV yang belum memperoleh tindak lanjut pelayanan kesehatan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak di Puskesmas Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan melibatkan 108 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 18 pernyataan yang dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai korelasi antar item r = 0,492–0,903 (p &lt; 0,05–0,01) serta nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,951. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 91 responden (84.3%), dan kategori cukup sebanyak 17 responden (15.7%). Tingkat pengetahuan baik didukung oleh dominasi responden pada usia produktif, tingkat pendidikan tinggi, serta keterpaparan ibu hamil terhadap pelayanan antenatal care yang disertai edukasi kesehatan dan skrining HIV. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas konseling selama pelayanan antenatal care, khususnya terkait HIV, sehingga ibu hamil memiliki pengetahuan yang lebih baik dan meminimalkan miskonsepsi mengenai penularan HIV.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710243</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 15:52:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 15:59:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>