<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710229">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAUAN SUHU MENGGUNAKAN SENSOR DS18B20 PADA KOLAM PEMANDIAN IE SEUM, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Darli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan pemandian Ie Seum berada pada zona geotermal aktif dengan suhu air yang berfluktuasi sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengunjung. Penggunaan sensor analog yang diterapkan masih memiliki keterbatasan dari sisi akurasi dan stabilitas, terutama pada lingkungan berair. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi akurasi dan kelayakan sensor suhu digital DS18B20 sebagai sistem pemantauan suhu kolam pemandian dan mata air Ie Seum. Penelitian dilakukan menggunakan desain eksperimental melalui perancangan sistem berbasis Arduino Uno yang terintegrasi dengan lima sensor, LCD, dan modul micro-SD sebagai media pencatatan data. Kalibrasi sensor dilaksanakan di Laboratorium Instrumentasi FMIPA Universitas Syiah Kuala, sedangkan pengukuran lapangan dilakukan di kawasan Ie Seum pada periode Maret–Agustus 2025 dengan pengambilan data pada empat titik kolam pemandian perempuan, dua titik kolam pemandian laki-laki, serta tiga titik mata air. Akurasi sensor dievaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran DS18B20 terhadap termometer digital sebagai alat acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih rata-rata pengukuran pada kolam pemandian berada pada rentang 0,215°C, sedangkan pada mata air dua titik pengukuran menunjukkan selisih ≤0,24°C dan satu titik lainnya menunjukkan selisih lebih besar sekitar 1,40°C yang dipengaruhi oleh kondisi aliran air dan posisi peletakan sensor. Berdasarkan hasil pengukuran akurasi sensor (±0,5°C), serta memiliki konsistensi yang baik pada setiap titik pengukuran. Dengan demikian, hasil sensor dinilai akurat dan handal sehingga layak diterapkan sebagai sistem pemantauan kolam pemandian dan mata air Ie Seum. Penggunaaan sistem ini juga mendukung upaya pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pemantauaun suhu air secara berkelanjutan untuk meminimalkan potensi risiko bagi pengunjung.&#13;
Kata Kunci: Sensor DS18B20, pemantauan, suhu, Ie Seum, arduino uno.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 15:36:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 16:07:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>