<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710195">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS VEGETASI DI BANTARAN SUNGAI LEMBANG DESA MUARA PEA KECAMATAN KOTA BAHARU KABUPATEN ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Heni Ariyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Heni Ariyanti. (2026). Analisis Vegetasi di Bantaran Sungai Lembang Desa Muara Pea Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Djufri, M.Si., dan Wardiah, S.Pd., M.Bio.&#13;
		&#13;
Komposisi dan habitus vegetasi di bantaran sungai sangat beragam yaitu pohon, perdu dan herba. Berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan di lokasi penelitian ditemukan adanya kondisi spesies yang melimpah dan beranekaragam tetapi bersamaan dengan adanya berbagai aktivitas yang dilakukan masyarakat di bantaran sungai menyebabkan kerusakan vegetasi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui komposisi vegetasi, nilai penting spesies dan tingkat keanekaragaman spesies yang terdapat di Bantaran Sungai Lembang Desa Muara Pea Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei dengan mengamati secara langsung di lokasi penelitian. Objek penelitian adalah spesies habitus pohon, perdu dan herba yang terdapat di lokasi penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah menganalisis nilai penting spesies dengan rumus NP = KR + FR + DR dan keanekaragaman spesies (Ĥ) dengan rumus Ĥ = -Ʃ (pi ln pi). Hasil penelitian diperoleh 88 spesies tumbuhan yang terdiri atas 31 spesies pohon dari 17 familia, 19 spesies perdu dari 13 familia dan 38 spesies herba dari 30 familia. Spesies habitus pohon dengan nilai penting tertinggi yaitu Mitragyna speciosa dan terendah yaitu Dimocarpus longan dan Nephelium lappaceum. Spesies habitus perdu dengan nilai penting tertinggi yaitu Melastoma malabathricum dan terendah yaitu Carica papaya. Spesies habitus herba dengan nilai penting tertinggi yaitu Peperomia pellucida dan terendah yaitu Curcuma domestica. Tingkat keanekaragaman spesies habitus pohon (Ĥ=2,35), habitus perdu (Ĥ=2,36) dan habitus herba (Ĥ=2,40). Kesimpulan penelitian bahwa spesies habitus pohon, perdu dan herba memiliki keanekaragaman spesies yang termasuk dalam kategori sedang. &#13;
Kata kunci: keanekaragaman, pohon, perdu, herba, bantaran sungai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710195</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 14:48:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 15:36:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>