<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710177">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGELOLAAN AIR DAN PEMBERIAN BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA PADA TANAH GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mayang Fajarna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Upaya ekstensifikasi menanam padi pada lahan gambut memiliki tantangan yaitu pH tanah rendah yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dan berdampak negatif terhadap pertumbuhan serta hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ketinggian muka air dan dosis biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas Inpara 8 Agritan di lahan gambut. Penelitian ini telah dilaksanakan di Jalan Simpang Meriam, Dusun Keude Tuha, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman, Laboratorium Pemuliaan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 × 4 dengan tiga ulangan, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dan 48 satuan percobaan. Faktor pertama adalah ketinggian air (0, 3, 6, dan 9 cm), dan faktor kedua adalah dosis biochar tempurung kelapa (0, 4, 6, dan 8 ton ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian air berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan pada umur 15 dan 30 hari setelah tanam, dengan perlakuan terbaik diperoleh pada ketinggian air 0 cm. Dosis biochar menunjukkan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 45 dan 60 HST serta saat panen, jumlah anakan pada umur 45 HST, jumlah gabah bernas per malai, bobot gabah bernas per rumpun, dan potensi hasil. Selain itu, biochar juga berpengaruh nyata terhadap panjang malai, persentase gabah bernas, dan bobot 1000 gabah. Dosis biochar terbaik untuk pertumbuhan dan hasil padi adalah 6 ton ha⁻¹. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara ketinggian air dan dosis biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi di lahan gambut.&#13;
&#13;
Kata kunci: biochar, ketinggian air, padi, produktivitas, tanah gambut&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 13:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 15:11:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>