<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710091">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MOTIF BUNGONG SEULANGA MENGGUNAKAN UV RESIN UNTUK AKSESORIS BUSANA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangai oleh pelestarian motif tradisional Aceh melalui&#13;
pengembangan desain yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia mode.&#13;
Motif Bungong Seulanga dipilih karena mengandung makna filosofis tentang&#13;
kelembutan dan keharmonisan, yang kemudian diterapkan sebagai elemen utama&#13;
dalam perancangan aksesoris busana berbahan UV resin. Tujuan penelitian&#13;
mencakup perancangan dan pembuatan aksesoris bermotif Bungong Seulanga&#13;
menggunakan UV resin, serta pengkajian daya tarik dan persepsi pengguna&#13;
terhadap produk yang dihasilkan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen&#13;
terapan (applied research). Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode&#13;
kualitatif, dengan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik Pusposive&#13;
Sampling. Tahapan penelitian meliputi proses perancangan desain, pembuatan&#13;
produk, serta evaluasi melalui teknik wawancara dan observasi terhadap lima&#13;
informan yang terdiri atas 1 pengrajin, 2 penjual aksesoris, dan 2 perias di wilayah&#13;
Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan motif Bungong&#13;
Seulanga dengan material UV resin mampu menghasilkan aksesoris busana yang&#13;
memiliki kualitas estetika tinggi serta tampilan modern tanpa menghilangkan nilai&#13;
filosofis yang terkandung di dalamnya. Produk yang dihasilkan dinilai ringan,&#13;
elegan, dan menarik secara visual, serta memperoleh tanggapan positif dari para&#13;
informan terhadap aspek bentuk, warna, dan kekuatan identitas budaya. Penelitian&#13;
menunjukkan bahwa pengembangan desain berbasis budaya lokal melalui&#13;
pemanfaatan material modern merupakan strategi yang efektif dalam menjaga nilai&#13;
tradisional sekaligus memperkuat potensi industri kreatif di Aceh. Temuan&#13;
penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan produk&#13;
fesyen yang lebih inovatif pada budaya daerah.&#13;
Kata kunci: Bungong Seulanga, UV resin, aksesoris busana, desain, budaya Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 11:29:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 14:17:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>