<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710073">
 <titleInfo>
  <title>STIGMA MAHASISWA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMI LIANI ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA &#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN &#13;
&#13;
SKRIPSI &#13;
13 Januari 2026&#13;
XVI -VI BAB + 50 Halaman + 9 Tabel + 1 Skema + 6 Lampiran&#13;
&#13;
RAHMI LIANI ANANDA &#13;
2212101010070&#13;
&#13;
STIGMA MAHASISWA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
Stigma publik terhadap orang dengan gangguan jiwa masih menjadi permasalahan global karena berdampak pada pemulihan serta meningkatnya diskriminasi sosial. Mahasiswa cenderung memandang orang dengan gangguan jiwa lemah, serta mendukung pengawasan yang ketat terhadap penderita gangguan jiwa sehingga menimbulkan stigma. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran stigma mahasiswa Universitas Syiah Kuala terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan skor total dan tiap dimensi. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Sampel penelitian berjumlah 393 mahasiswa diperoleh menggunakan teknik multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner data demografi dan Community Attitudes To Mental Illness (CAMI) yang mengukur empat dimensi stigma, yaitu authoritarianisme, benevolence, social restrictiveness, dan community mental health ideology. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan median dan interquartile range (IQR), serta uji perbandingan menggunakan Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan stigma mahasiswa terhadap penderita gangguan jiwa berada kategori tinggi dengan median total sebesar 159 (IQR= 45). Penelitian ini menyimpulkan bahwa stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa masih tinggi di kalangan mahasiswa. Mahasiswa masih memiliki persepsi dan sikap yang belum sepenuhnya mendukung integrasi sosial serta keberadaan orang dengan gangguan jiwa di lingkungan masyarakat. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci         : Stigma, mahasiswa, ODGJ, CAMI&#13;
Daftar Bacaan   : 9 buku, 49 jurnal, 6 sumber online (1963- 2025)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 11:07:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 11:16:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>