<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709961">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN CUCI TANGAN ENAM LANGKAH DAN LIMA MOMEN DI RUANG INTENSIF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MEI VITA NUR RAHMAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebersihan tangan merupakan komponen utama dalam pencegahan Healthcare Associated Infections yang prevalensinya masih tinggi di unit perawatan intensif. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepatuhan perawat dalam pelaksanaan cuci tangan enam langkah dan momen momen di ruang intensif Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif observasional dengan desain longitudinal terhadap 47 perawat perawat sebagai sampel yang diambil secara accidental sampling, dimana data dikumpulkan melalui 54 kali observasi langsung di ruang intensif menggunakan lembar observasi yang berpedoman pada standar World Health Organization, Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit, dan Standar Akreditasi Rumah Sakit. Analisis dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan perawat dalam melaksanakan cuci tangan enam langkah tergolong tinggi, yaitu 46 observasi (85,2%), namun seluruh responden (100%) tidak melaksanakan lima momen cuci tangan secara lengkap sesuai standar. Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara keterampilan teknik cuci tangan dan kepatuhan terhadap pelaksanaannya yang menjadi bagian utama dalam penerapan Sasaran Keselamatan Pasien. Diperlukan penguatan edukasi, supervisi, serta penerapan budaya keselamatan pasien untuk meningkatkan kepatuhan cuci tangan sesuai Sasaran Keselamatan Pasien dan pedoman World Health Organization.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709961</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 17:19:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 09:26:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>