<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709949">
 <titleInfo>
  <title>DETECTION OF CTX-M, TEM, AND SHV GENES ENCODING EXTENDED SPECTRUM B-LACTAMASE ENZYMES IN ESCHERICHIA COLI BACTERIA FROM BROILER CHICKEN MEAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RAHMAT AL ANSORI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Escherichia coli (E. Coli) penghasil enzim Extended Spectrum B-Lactamase (ESBL) merupakan ancaman utama keamanan pangan daging ayam broiler, dengan gen CTX-M, TEM, dan SHV sebagai kelompok yang paling sering dilaporkan, di mana CTX-M mendominasi kasus global dan nasional serta TEM dan SHV kini juga banyak ditemukan bersamaan pada isolat pangan hewani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan gen CTX-M, TEM, dan SHV pada E. coli yang diisolasi dari daging ayam broiler yang dijual di salah satu pasar tradisional di Banda Aceh. Proses identifikasi gen dilakukan menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan primer spesifik untuk masing-masing gen target. Produk amplifikasi kemudian diverifikasi melalui elektroforesis gel agarosa untuk memastikan panjang fragmen DNA yang dihasilkan sesuai dengan ukuran yang telah dilaporkan dalam literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel yang diuji memperlihatkan keberadaan dari ketiga gen tersebut. Visualisasi elektroforesis menampilkan pita DNA pada ukuran 867 bp untuk gen TEM, dan SHV kemudian 593 bp untuk gen CTX-M. Hasil analisis konsisten dengan literatur, menandakan bahwa gen CTX-M, TEM, dan SHV berhasil terdeteksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa E. coli penghasil ESBL telah terdeteksi pada rantai pasok daging ayam broiler di lokasi penelitian. Kehadiran gen-gen penyandi ESBL pada produk unggas mengisyaratkan adanya celah serius dalam penerapan higienitas, sanitasi, dan pengawasan biosekuriti selama proses produksi hingga pemasaran. &#13;
&#13;
Kata kunci: CTX-M, ESBL, Escherichia coli, SHV, TEM.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 16:56:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 09:20:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>